KELANA KOTA

Tingkatkan Pembelajaran, Fakultas Kedokteran Ubaya Resmikan Laboratorium CBT

Laporan J. Totok Sumarno | Kamis, 13 Juni 2019 | 15:35 WIB
Laboratorium Computer Based Test (CBT) guna meningkatkan proses pembelajaran mahasiswa Universitas Surabaya (Ubaya). Foto: Istimewa
suarasurabaya.net - Fakultas Kedokteran Universitas Surabaya (Ubaya) resmikan laboratorium Computer Based Test (CBT), Kamis (13/6/2019) menambah fasilitas uji kompetensi berbasis komputer dan praktikum mahasiswa, sebagai bagian peningkatan proses pembelajaran mahasiswa.

Sekurangnya 122 unit komputer dengan spesifikasi canggih telah siap beroperasi untuk mahasiswa lakukan uji kompetensi berbasis komputer dan praktikum. Pembangunan laboratorium ini membutuhkan dana yang cukup besar, sehingga tidak banyak fakultas kedokteran yang memiliki laboratorium CBT.

Padahal satu diantara persyaratan mutlak yang perlu dimiliki oleh fakultas kedokteran adalah fasilitas CBT Center. Syukurlah, kini Fakultas Kedokteran Ubaya telah membangun serta mengoperasionalkannya.

"Laboratorium CBT ini dimanfaatkan seoptimal dan semaksimal mungkin untuk meningkatkan proses pembelajaran dan kualitas lulusan Fakultas Kedokteran Ubaya. Selain ujian kompetensi, laboratorium digunakan dalam proses pembelajaran beberapa mata kuliah seperti statistik, farmakologi, patologi, dan masih banyak yang lain. Sehingga penggunaan laboratorium cukup intensif, bahkan lebih dari 10 hingga 20 kali dalam satu semester," terang dr Irwin., M.Epid., M.Med.Ed., Dekan Fakultas Kedokteran Ubaya.


Proses pembelajaran mata kuliah statistic yang siap menggunakan Laboratorium CBT ini misalnya, diperuntukkan mahasiswa untuk melakukan analisis data. Menurut Irwin, mata kuliah farmakologi sebenarnya terkendala dengan hewan dan hak asasi serta faktor etika.

Namun demikian, dengan adanya laboratorium CBT, sangat membantu dosen dalam pembuatan aplikasi software yang dapat digunakan untuk praktikum. Melalui aplikasi tersebut, mahasiswa bisa mengetahui kondisi pasien yang sedang ditangani.

"Jika pasien sakit di beri obat dengan takaran dosis segini apa yang terjadi. Jika denyut jantungnya terlalu cepat, maka dosis dikurangi. Praktek yang kita lakukan bisa melalui aplikasi tanpa uji coba pada hewan atau manusia," papar dokter yang gemar olah raga tenis meja ini.

Pada Laboratorium CBT, tambah Irwin, sekat meja dapat disetting naik dan turun sesuai kebutuhan mahasiswa. Sedangkan bagian depan, kanan, dan kiri meja didesain guna meminimalisir kecurangan selama uji kompetensi berlangsung.

Selain itu, terdapat Ruang Kontrol Administrasi yang memantau dan memberikan komando kepada peserta yang mengikuti uji kompetensi berbasis komputer. Ditambah pula dengan adanya Ruang Server yang melayani 122 unit komputer agar sistem yang dijalankan terintegrasi dengan baik.

Laboratorium CBT yang menyediakan 122 unit komputer dengan daya tampung maksimal sebanyak 110 mahasiswa, saat uji kompetensi dan praktikum, penggunaan unit komputer sampai dengan 90 persen dan sisanya 10 persen digunakan untuk cadangan jika terjadi error pada system yang dapat terjadi setiap waktu.

Laboratorium yang berada di bawah tanggung jawab Fakultas Kedokteran ini, juga dapat digunakan oleh mahasiswa jurusan lain bahkan untuk seleksi masuk bagi calon mahasiswa baru.

Dengan total aset yang tidak sedikit, laboratorium ini diharapkan dapat memberi manfaat yang maksimal untuk proses pembelajaran di kampus Ubaya.

"Kami berharap dengan adanya laboratorium CBT ini, dalam waktu dekat ujian mata kuliah Fakultas Kedokteran sudah bergeser dan berbasis online," pungkas Irwin.

Sementara itu, peresmian laboratorium Computer Based Test (CBT) pada Kamis (13/6/2019) dilakukan Prof. Ir. Joniarto Parung, MMBAT, Ph.D., Rektor Ubaya didampingi dr Irwin., M.Epid., M.Med.Ed., Dekan Fakultas Kedokteran, di Gedung PF Fakultas Kedokteran lantai 2 Kampus Ubaya Tenggilis, Surabaya.(tok/tin)
Editor: Restu Indah



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.