KELANA KOTA

Seorang Wisatawan di Telaga Sarangan Ditemukan Tewas Tenggelam

Laporan Agustina Suminar | Jumat, 14 Juni 2019 | 16:03 WIB
Ilustrasi. Wisata Telaga Sarangan di Magetan saat menggelar kegiatan Larung Sesaji. Foto: Istimewa
suarasurabaya.net - Seorang wisatawan ditemukan tewas tenggelam di Telaga Sarangan, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, saat sedang berpiknik bersama keluarganya.

Iptu Sunarto Kanit Reskrim Polsek Plaosan di Magetan pada Jumat (14/6/2019) mengatakan,korban diketahui bernama Dodik Supriyo (41), warga Kecamatan Kartoharjo, Kota Madiun. Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis (13/6/2019) sore.

"Jenazah korban berhasil dievakuasi setelah petugas gabungan dari BPBD Magetan, Polres Magetan, dan warga melakukan pencarian dan menemukannya. Korban ditemukan sudah dalam keadaan meninggal," ujar Iptu Sunarto dilansir Antara.

Menurut dia, berdasarkan informasi di lapangan dan keterangan saksi, peristiwa tersebut bermula saat korban berkunjung ke Telaga Sarangan untuk berwisata bersama istri dan anaknya.


Dodik bersama istri dan anaknya tiba di Telaga Sarangan sekitar pukul 16.00 WIB. Mereka lalu menikmati suasana Telaga Sarangan dan menuju ke pinggir telaga sebelah selatan sambil berswafoto.

Kemudian Dodik berniat mengambil air telaga dengan dimasukkan ke dalam botol bekas air mineral. Rencananya air itu akan dibawa pulang nanti.

Diduga karena kurang hati-hati, saat mengambil air tersebut korban terpeleset dan jatuh ke telaga. Korban tewas tenggelam karena tidak bisa berenang dan tidak ada yang berani menolongnya.

"Korban sempat meminta tolong karena tidak dapat berenang. Setelah itu korban tenggelam karena tidak ada yang berani menolong," kata dia.

Warga yang mengetahui kejadian tersebut lalu melapor ke petugas dan segera dilakukan pencarian. Beberapa saat kemudian korban berhasil ditemukan, namun sudah meninggal. Jasad korban kemudiaan dibawa ke Polsek Plaosan guna dilakukan pemeriksaan.

Hasil identifikasi petugas Polres Magetan dan tim medis Puskesmas Plaosan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban. Pihak keluarga juga telah menerima musibah tersebut.

Atas permintaan keluarga, jasad korban langsung dibawa ke rumah duka di Kota Madiun pada Kamis malam untuk dimakamkan.(ant/tin/ipg)
Editor: Iping Supingah



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.