KELANA KOTA

Banyak Permasalahan, Presiden Serahkan Urusan PPDB ke Mendikbud

Laporan Farid Kusuma | Kamis, 20 Juni 2019 | 17:47 WIB
Jokowi Presiden memberi keterangan usai menyerahkan 3200 sertifikat tanah kepada Warga Gresik, Kamis (20/6/2019), di GOR Tri Dharma Petrokimia. Foto: Biro Pers Setpres
suarasurabaya.net - Joko Widodo Presiden menyebut ada banyak persoalan di lapangan dalam pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) dengan sistem zonasi.

Tapi, evaluasi seperti apa yang perlu dilakukan, Presiden menyerahkan pada Muhadjir Effendy Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud).

Pernyataan itu disampaikan Jokowi siang hari ini, usai menyerahkan 3200 sertifikat tanah kepada warga Kabupaten Gresik, Jawa Timur.

"Tanyakan kepada Mendikbud. Memang di lapangan banyak masalah yang perlu dievaluasi. Tapi tanyakan lebih detail pada Mendikbud," ujarnya di GOR Tri Dharma Petrokimia, Gresik, Kamis (20/6/2019).


Seperti diketahui, tahun ajaran 2019, Pemerintah mulai menerapkan Sistem PPDB berdasarkan zonasi.

Muhadjir Effendy Mendikbut menilai, sistem zonasi itu akan memberikan akses dan keadilan pendidikan untuk semua kalangan masyarakat.

Dengan sistem zonasi dalam PPDB di setiap sekolah, Mendikbud berharap keluarga yang kurang mampu bisa menyekolahkan anaknya di sekitar rumah, dan tidak perlu lagi memikirkan biaya transportasi.

Lebih lanjut, Muhadjir mengajak para orang tua mengubah cara pandang dan pola pikir mengenai sekolah unggulan.

Menurutnya, sekolah unggulan selama ini identik dengan siswa yang pintar dan dari keluarga ekonomi menengah ke atas. Padahal, sekolah negeri harus mendidik semua siswa tanpa terkecuali. (rid/tin/rst)
Editor: Restu Indah



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.