KELANA KOTA

Pelaku Curanmor di Barata Jaya Ditembak Mati

Laporan Anggi Widya Permani | Jumat, 21 Juni 2019 | 17:18 WIB
AKBP Leonardus Simarmata Wakapolrestabes Surabaya menunjukkan barang bukti berupa celurit yang digunakan pelaku pencurian motor sebelum ditembak mati karena berusaha melawan, Jumat (21/6/2019). Foto: Anggi suarasurabaya.net
suarasurabaya.net - Pelaku pencurian motor yang melancarkan aksinya hari ini, Jumat (21/6/2019), di Jalan Barata Jaya, ditembak mati oleh petugas. Saat disergap di kediamannya di Jalan Sidotopo Sekolahan, pelaku berinisial S berusaha melawan petugas dengan sebuah celurit.

AKBP Leonardus Simarmata Wakapolrestabes Surabaya mengatakan, sebelumnya petugas sempat melakukan penembakan awal di kaki pelaku yang berusaha melawan petugas. Namun peringatan itu rupanya tidak diindahkan pelaku dan tetap melawan petugas dengan celurit.

Petugas akhirnya kembali mengambil tindakan tegas terukur dengan menembak dada kirinya sebanyak dua kali. Tembakan itu menyebabkan pelaku meninggal dunia.

"Ditangkap hari ini pukul 10.30 WIB di Jalan Sidotopo Sekolahan. Dia masuk ke pekarangan dan mengambil kendaraan. Di TKP ada 2 tersangka, yang satu melarikan diri. Sedangkan S melawan petugas dan kami lakukan tindakan tegas terukur," kata Leo.


Setelah diselidiki, lanjut dia, pelaku S merupakan residivis kasus yang sama pada tahun 2011, 2013, 2015, 2016, dan 2018. Setidaknya selama 2019 ini, pelaku pernah beraksi di 4 lokasi yaitu Jalan Mulyosari, Jalan Petemon, Jalan Karang Menur, dan Jalan Pucang Sewu.

Dari penggeledahan di rumah pelaku, polisi mengamankan barang bukti berupa 7 unit sepeda motor, beberapa senjata tajam seperti pisau, celurit, belasan helm, kunci L, dan kunci T. Bahkan, polisi juga menemukan satu alat penghisap sabu dan satu butir inex.

"Barang-barang ini kami temukan di rumah tersangka. Termasuk alat hisap sabu-sabu ini," ungkapnya.

Dari kasus ini, kata dia, diperkirakan masih ada 4 orang yang termasuk dalam komplotan pelaku S. Ke empatnya saat ini masih DPO atau petugas berupaya mengejarnya. Sedangkan jenazah pelaku S sudah dibawa ke kamar jenazah RSUD Dr Soetomo.

Beberapa unit sepeda motor yang diamankan polisi, hari ini langsung diserahkan kepada pemiliknya. Termasuk sepeda motor milik Dwi Rafli warga Barata Jaya yang sempat melapor ke Suara Surabaya, karena kehilangan motornya yang diparkir di halaman rumah.

Penyerahan sepeda motor ini dilakukan di Polrestabes Surabaya oleh AKBP Leonardus Simarmata Wakapolrestabes Surabaya.

Sebelumya Rafli melapor ke Suara Surabaya, pada Jumat (21/6/2019) pukul 10.20 WIB, bahwa sepeda motornya yang diparkir di halaman rumah, baru saja hilang. Menurut Rafli, pencurinya berjumlah dua orang, semuanya laki-laki. Pelaku melompati pagar dan merusak gembok rumah.

Tim Resmob Polrestabes Surabaya kemudian menyergap rumah komplotan pencurian sepeda motor di Jalan Sidotopo Sekolahan Gang XI Nomor 3A pada Jumat (21/6/2019) sekira pukul 10.30 WIB, hanya 10 menit dari laporan kehilangan motor tersebut di Radio Suara Surabaya.(ang/tin/ipg)
Editor: Iping Supingah



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.