KELANA KOTA

Bandara Internasional Komodo Tunggu Pemenang Tender

Laporan Agustina Suminar | Sabtu, 22 Juni 2019 | 14:33 WIB
Ilustrasi. Foto: Antara
suarasurabaya.net - Pembangunan Bandara Komodo di Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, menjadi bandara Internasional menunggu pemenang tender pembangunan bandara tersebut.

Hal ini dikatakan oleh Bambang P.S Brodjonegoro Menteri PPN/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) RI di Labuan Bajo Manggarai Barat, Sabtu (22/6/2019), saat bertemu dengan Agustinus Ch. Dula Bupati Manggarai Barat bersama unsur Forkopimda.

"Kami sedang ada tender kerja sama antara pemerintah dengan badan usaha untuk Bandara Komodo-Labuan Bajo. Kita nanti lihat siapa yang menang," katanya dilansir Antara.

Tetapi pada intinya kata dia pemerintah pusat sudah menargetkan bandara Komodo itu menjadi bandara yang besar dan menjadi bandara internasional


Menurut Menteri Bambang Brodjonegoro, destinasi pariwisata super prioritas Labuan Bajo diharapkan mampu menarik minat wisatawan dari berbagai belahan dunia.

Apalagi wisata bahari Manggarai Barat dengan ikon utama Komodo sudah dikenal di seluruh dunia.

"Pemerintah Pusat punya alasan untuk mengembangkan Bandara Komodo karena harapan kami untuk tourism, salah satunya di Labuan Bajo," paparnya.

Sementara itu, Bupati Manggarai Barat menyampaikan terima kasih atas perhatian yang sangat besar dari Pemerintah Pusat terhadap pembangunan berbagai infrastruktur untuk mendukung sektor pariwisata di Manggarai Barat.

"Pembangunan bandara Komodo Internasional memang sudah direncanakan begitu lama, namun karena masih ada kendala sehingga sampai saat ini belum dimulai. Kami berterima kasih kepada pemerintah pusat karena terus memperhatikan kami," tambah dia.

Ia mengatakan bahwa berbagai infrastruktur yang dibangun tentu berdampak positif untuk sektor pariwisata di Manggarai Barat pada masa yang akan datang.(ant/tin)
Editor: Zumrotul Abidin



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.