KELANA KOTA

Permen Pencegah Kanker Buatan Mahasiswa Unair Raih Perunggu di Thailand

Laporan Dwi Yuli Handayani | Selasa, 25 Juni 2019 | 12:30 WIB
Zilvana Nurul Iza, mahasiswa S1 Program Studi Statistika, Fakultas Sains dan Teknologi (FST) Universitas Airlangga (UNAIR) membuat inovasi permen sebagai pencegah kanker dengan memanfaatkan kunyit. Foto: Istimewa
suarasurabaya.net - Kanker merupakan sebuah penyakit yang sangat serius dan berpotensi mengakibatkan kematian pada pengidapnya.

Berdasarkan data siaran pers terbaru perihal kanker global pada tahun 2018 oleh Agensi Internasional untuk Riset Kanker Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) PBB, beban kanker global telah meningkat menjadi 18,1 juta kasus baru dan 9,6 juta kasus kematian.

Hal itu memicu mahasiswa Universitas Airlangga (UNAIR) yakni Zilvana Nurul Iza, mahasiswa S1 Program Studi Statistika, Fakultas Sains dan Teknologi (FST) Universitas Airlangga (UNAIR) dalam membuat inovasi permen sebagai pencegah kanker dengan memanfaatkan kunyit.

Inovasi itu diberi nama "Pemanfaatan Kunyit sebagai Pencegah Kanker melalui Permen Kuper (Kunyit Penghilang Resahmu)".


Tak hanya itu, inovasi tersebut berhasil memperoleh medali perunggu pada kompetisi International Malaysia-Indonesia-Thailand Symposium on Innovation and Creativity (IMIT-SIC 2019) yang berlangsung pada Minggu (16/06/2019)-Selasa (18/06/2019) di Princess of Naradhiwat University, Thailand.

Zilvana menyampaikan bahwa produk itu memiliki manfaat dalam mencegah cancer, stroke, dan dementia, karena berbahan dasar rempah-rempah yang memang sudah terbukti khasiatnya. Selain itu bahan-bahan yang menunjang pembuatannya juga mudah didapatkan, dan tentunya permen inovasinya
ini memiliki segudang manfaat.

"Inovasi ini muncul akibat keresahan saya pada peristiwa yang muncul dan memang cukup membahayakan bagi kehidupan. Kanker bukan sembarang penyakit. Maka dari itu saya berinovasi untuk mencari cara bagaimana mencegahnya dan akhirnya mendapatkan ide untuk membuat permen
pencegah kanker," terang Zilvana, seperti dalam rilis yang diterima suarasurabaya.net.

Mengapa memilih permen? Sebab, lanjut Zilvana, beberapa literatur menyebutkan bahwa permen merupakan sesuatu yang mudah disukai orang-orang.

Selain itu, siaran pers global memberikan data bahwa tiap tahunnya pengidap dan angka kematian akibat kanker meningkat. Satu dari lima pria dan enam wanita mengidap kanker semasa hidupnya, dan satu dari delapan pria dan sebelas wanita meninggal akibat kanker.

Zilvana juga menyampaikan bahwa permen pencegah kanker tersebut dapat di konsumsi oleh semua orang kecuali ibu hamil dan menyusui. Permen pencegah kanker juga merupakan solusi efektif dan mudah dikonsumsi.

Ke depannya, berniat untuk mengembangkan lagi produk dan khasiat dari inovasinya tersebut dan berharap semoga saja mampu untuk mencegah penyakit serius lainnya. Semoga inovasi Zilvana ini dapat menginspirasi mahasiswa lainnya untuk menjadi lebih inovatif dan kritis terhadap permasalahan. (dwi)


Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.