KELANA KOTA

Bediding, Suhu Dingin di Musim Kemarau yang Normal Terjadi

Laporan Dwi Yuli Handayani | Selasa, 25 Juni 2019 | 11:50 WIB
Ilustrasi. Kabut tebal di exit Tol Malang pada Sabtu (22/6/2019) pagi. Foto: Bobby Rahardian via e100
suarasurabaya.net - Saat ini sebagian besar wilayah Jawa Timur memasuki musim kemarau namun suhu udara bersifat dingin. Beberapa masyarakat menyebut kondisi ini dengan istilah bediding.

"Kondisi seperti ini yang sering disebut masyarakat dengan sebutan bediding ini memang normal terjadi saat musim kemarau," kata Rofiq Isa Mansur Plh Kepala Stasiun BMKG Juanda seperti dalam rilis di laman resmi @bmkgjuanda.

Rofiq juga mengatakan, suhu dingin saat musim kemarau terjadi karena saat musim kemarau langit cerah atau tidak ada tutupan awan. Radiasi sinar matahari yang diterima oleh bumi akan dipancarkan kembali ke ruang angkasa pada malam harinya.

"Karena tidak adanya tutupan awan maka energi tersebut diteruskan secara besar-besaran ke luar angkasa yang berakibat suhu di bumi menjadi dingin," ujar dia.


Selain itu, kata Rofiq, pada saat musim kemarau juga terdapat angin berhembus kencang dan bersifat lokal di daerah Pasuruan dan Probolinggo yang biasanya disebut angin gending.

Rofiq menambahkan, BMKG Juanda mengimbau agar masyarakat Jawa Timur tetap menjaga keseharan akibat perbedaan suhu pada siang dan malam hari. (dwi/rst)
Editor: Restu Indah



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.