KELANA KOTA

Sehari 5 Motor Hilang di Surabaya, Polisi: Kami Terus Mengejar Komplotannya

Laporan Ika Suryani Syarief | Selasa, 25 Juni 2019 | 22:18 WIB
Ilustrasi.
suarasurabaya.net - Pada Selasa (25/6/2019) ada 5 laporan kehilangan sepeda motor yang diterima Radio Suara Surabaya.

Pukul 11.06 WIB, Liem Toenkie, warga Granting, Surabaya, kehilangan sepeda motor Vario 150 berplat nomor L 6297 RV. Motor berwarna hitam ini hilang di Kapas Madya Barat Gang V. Ciri-ciri khusus, ada tulisan YM di plat nomornya.

Pukul 18.55 WIB, Suprianto, warga Kendung Rejo, Surabaya melaporkan telah kehilangan sepeda motor Honda Beat warna putih berplat nomor B 4317 TOL di Jalan Tegalsari. Ciri-ciri khusus, ada tulisan 14010 dan stiker di bagian samping kanan dan kiri body motor. Kronologi: pukul 18.30 WIB sepeda motor itu dibawa pegawai magang untuk beli bensin di SPBU Tegalsari. Setelah isi bensin, pegawai magang ini digendam, baru sadar saat terbangun dari tidur, di daerah Pelemahan.

Pukul 20.12 WIB, Baihaqi, warga Manyar Kartika melaporkan kehilangan sepeda motor Vario putih Nopol W 5909 PC di depan rumah orang tuanya di Jalan Medokan Ayu 4B Surabaya.


Pukul 21.22 WIB, Joshua, warga Tenggilis Mejoyo kehilangan sepeda motor Vario 150 dengan Nopol P 6964 RB. Hilang pukul 20.30 WIB di parkiran warung penyetan depan UPN. Ciri-ciri khusus, ada stiker tulisan JFS di di atas lampu bagian depan sepeda motor dan ada stiker motif orang warna oranye di bagian kiri dan kanan.

Pukul 21.26 WIB, Linayati, warga Kedung Asem, Surabaya kehilangan sepeda motor Honda Beat warna hitam merah dengan Nopol L 2254 BX. Ciri-ciri khusus, di samping kiri ada stiker bendera Amerika, di depan dekat lampu ada logo ITATS. Hilang di depan teras rumah sekitar pukul 20.00 WIB.

Menanggapi kondisi ini, AKBP Sudamiran Kasat Reskirm Polrestabes Surabaya menyatakan pihaknya sudah memonitor kasus-kasus pencurian sepeda motor.

"Kami terus mengejar komplotannya. Kemarin sehari ada empat komplotan yang tertangkap. Penadahnya ada di Madura. Pelaku dan penadah rata-rata masih berusia 17 tahun," ujarnya pada Selasa malam.

Mengingat banyaknya kasus pencurian kendaraan bermotor, Sudamiran mengingatkan masyarakat agar selalu waspada.

"Pengendara jadilah polisi untuk diri sendiri. Kalau perlu gunakan kunci pengaman tambahan, termasuk dengan pengamanan di rumah," kata dia.

Polisi sendiri, kata Sudamiran, terus melakukan berbagai upaya, mulai dari Babinkamtibnas, penegakan hukum, penindakan, termasuk menambah keamanan di masing-masing sektor.(iss/ipg)
Editor: Iping Supingah



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.