KELANA KOTA

Sibuk Siapkan Pernikahan Putrinya, Khofifah Tidak Bisa Penuhi Panggilan KPK

Laporan Denza Perdana | Rabu, 26 Juni 2019 | 12:23 WIB
Khofifah Indar Parawansa Gubernur Jawa Timur saat meluncurkan Logo dan Maskot Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) ke-6 Jatim di Grahadi, Rabu (26/6/2019). Foto: Denza suarasurabaya.net
suarasurabaya.net - Khofifah Indar Parawansa Gubernur Jawa Timur mengatakan, dirinya sudah mendapat surat panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai saksi kasus dugaan suap jabatan Kemenag di Pengadilan Tipikor Jakarta hari ini, Rabu (26/6/2019).

Khofifah dipanggil pada sidang kali ini untuk menjadi saksi atas dua terdakwa kasus itu, Haris Hasanuddin Kepala Kantor Wilayah Kemenag Provinsi Jawa Timur dan Muafaq Wirahadi Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Gresik.

"Saya sudah meminta, karena hari ini masih prosesi pernikahan anak saya, saya minta diundur minggu depan," ujarnya ketika ditemui usai meluncurkan Logo dan Maskot Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) ke-6 Jatim di Grahadi.

Khofifah mengakui, dia sudah menerima surat panggilan itu. Dan dia pun meminta agar KPK menunda pemanggilan dirinya pada Rabu pekan mendatang. "Kan, setiap Rabu, saya minta diundur Rabu depan," katanya.


Sebelumnya, Febri Diansyah Juru Bicara KPK mengatakan, Khofifah dipanggil kembali bersamaan dengan Lukman Hakim Saifuddin Menteri Agama karena keduanya tidak hadir dalam persidangan sebelumnya.

Padahal, kemarin, Febri sempat menyatakan tidak ada informasi terkait ketidakhadiran Khofifah Indar Parawansa yang diterima oleh KPK. Febri juga sempat menyampaikan agar para pejabat negara menghormati dan memprioritaskan proses persidangan karena menjadi kewajiban hukum.(den/iss/ipg)
Editor: Iping Supingah



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.