KELANA KOTA

Tingkatkan Pengajaran Modern, Stikom Surabaya Gelar Pelatihan BWML

Laporan J. Totok Sumarno | Rabu, 26 Juni 2019 | 18:16 WIB
Aplikasi MoLearn. Foto: Humas Stikom
suarasurabaya.net - Stikom Surabaya berikan pelatihan Model Pembelajaran Blended Web Mobile Learning (BWML) dengan aplikasi MoLearn, guna peningkatan belajar mengajar modern berbasis TI (Teknologi Informasi).

Aplikasi MoLearn diciptakan oleh tim peneliti dari dosen Stikom Surabaya Bambang Hariadi, Dewiyani Sunarto, Tri Sagirani, Tan Amelia, dan Julianto Lemantara, yang sudah diproduksi pada tahun 2017 lalu.

Berdasarkan kerjasama dalam kegiatan bidang pendidikan, pelatihan, penelitian dan pengembangan sumber daya manusia serta pengabdian pada masyarakat sebagai seorang dosen dan instansi pendidikan, Stikom Surabaya berkerjasama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Timur mengimplementasikan BWML pada mata pelajaran Biologi kelas XI semester 1.

Pelatihan pada Rabu (26/6/2019) dilaksanakan di ruang Auditorium lantai 1 Stikom Surabaya yang dihadiri sejumlah guru pengajar mata pelajaran Biologi untuk SMA di Jawa Timur yaitu Surabaya, Jombang, Sidoarjo, dan Nganjuk. Selain itu juga ada beberapa perwakilan siswa dari SMA N 21 Surabaya.


Kegiatan ini merupakan kelanjutan dari lauching aplikasi MoLearn. Aplikasi ini sudah diperbaharui setelah menindaklanjuti penggunaan aplikasi pada 2017 lalu. Peserta dari pelatihan ini adalah para guru atau sekolah yang ingin menerapkan metode ini. Dijadwalkan pelatihan akan dilaksanakan bulan Juli 2019 sebanyak 6 kali pertemuan.

"Kegiatan ini bertujuan untuk mengenalkan aplikasi MoLearn dan melatih guru Biologi di Jawa Timur. Nantinya guru-guru akan menggunakan aplikasi tersebut dalam kegiatan belajar mengajar. Saya dari sisi peneliti, akan melihat seberapa jauh kegunaan dan kebermanfaatannya aplikasi ini untuk dikembangkan lebih baik lagi," terang Dewiyani Sunarto, satu diantara MoLearn, Rabu (26/6/2019).

MoLearn merupakan sebuah aplikasi pembelajaran berbasis Web dan Android. Diciptakan khusus untuk mewadahi kebutuhan belajar bagi generasi digital native.

Aplikasi tersebut berisi kumpulan soal, materi, tugas, diskusi hingga penilaian ujian kepada siswa. Pembaharuan MoLearn versi 2 kali ini berupa tampilan depan yang dibuat lebih menarik dan simpel. Menu-menu di dalamnya diperbaiki dengan kelebihan bisa menginput soal atau file-file sendiri, yang sebelumnya hanya file berdasarkan hasil MGMP.(tok/dwi)
Editor: Dwi Yuli Handayani



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.