KELANA KOTA

Pemerintah Sediakan Pusat Panggilan Bagi Korban Penyalahgunaan Napza

Laporan Dwi Yuli Handayani | Rabu, 26 Juni 2019 | 21:53 WIB
Ilustrasi. Foto: Pixabay
suarasurabaya.net - Kementerian Sosial menyediakan pusat panggilan Telepon Sahabat Adiksi (021-171) dalam upaya mempercepat respons kepada warga yang membutuhkan pelayanan penanganan korban penyalahgunaan narkotika, psikotropika, dan zat adiktif (napza).

"Layanan ini dibangun sebagai upaya menjembatani antara kebutuhan para korban penyalahgunaan napza sebagai hidden population (populasi tersembunyi), keluarga dan masyarakat kepada sistem sumber secara cepat, tepat dan efisien," kata Edi Suharto Direktur Jenderal Rehabilitasi Sosial Kementerian Sosial dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Rabu (26/6/2019), seperti dilansir Antara.

Edi menambahkan bahwa layanan akses telepon itu bebas pulsa dan memberikan jaminan kerahasiaan kepada setiap pengakses layanan.

Ia menjelaskan pula bahwa Kementerian Sosial telah menjalankan program penanganan penyalahgunaan napza secara komprehensif, yang mencakup pencegahan, rehabilitasi sosial, pengembangan dan pembinaan lanjut, pembinaan kelembagaan, serta perlindungan dan advokasi.


Sepanjang tahun 2019, Kementerian Sosial telah membantu merehabilitasi 19.000 korban penyalahgunaan napza melalui 179 Instansi Penerima Wajib Lapor (IPWL).

Kementerian juga terus berupaya meningkatkan kesadaran masyarakat tentang bahaya penyalahgunaan napza dengan melaksanakan kampanye di daerah-daerah perbatasan serta fasilitas pendidikan, termasuk pesantren.

Selain itu, kementerian berusaha meningkatkan kepedulian dan partisipasi masyarakat serta dunia usaha dalam penanggulangan penyalahgunaan napza. (ant/dwi/rst)
Editor: Restu Indah



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.