KELANA KOTA

Pantau Kondisi Risma, Khofifah: Sementara Ini Tidak Bisa Banyak Dijenguk

Laporan Denza Perdana | Kamis, 27 Juni 2019 | 17:00 WIB
Khofifah Indar Parawansa Gubernur Jawa Timur dalam acara Siraman putri sulungnya, Patimangsang, di rumahnya Jalan Jemursari VIII, Kamis (27/6/2019). Foto: Denza suarasurabaya.net
suarasurabaya.net - Khofifah Indar Parawansa Gubernur Jawa Timur mengatakan, dirinya tidak hanya sudah mendengar tentang kondisi kesehatan Tri Rismaharini Wali Kota Surabaya, tapi dia juga terus memantau.

"Pada saat beliau (Risma) mau dipindah ke RSUD Dr Soetomo, saya sedang bersama Dirut RSUD Dr Soetomo, Dr Joni. Saya sudah minta ke beliau agar memberi layanan terbaiknya," ujarnya usai proses Siraman Patimasang, putrinya, di rumahnya Jalan Jemursari VIII, Kamis (27/6/2019).

Khofifah mengaku terus meminta kabar terbaru dari Dr Joni. Kemarin malam, sampai Kamis tadi pagi, dia mengaku sudah mendapat kabar tentang kondisi terakhir Wali Kota Surabaya itu dari Dirut RSUD Dr Soetomo.

"Saya terus update, tadi pagi saya update, tadi malam juga saya update, memang berdasarkan keterangan, sementara ini kondisinya tidak bisa banyak dijenguk," katanya.


Sebelumnya, Dr Hardiono, dokter spesialis anestesi RSUD Dr Soetomo mengatakan, Risma yang sedang dirawat di ICU memang memerlukan dukungan fungsi organnya. Namun dia mengatakan, kondisinya saat ini stabil.

Masa intensif di ICU, kata dia, bergantung perkembangan kondisi kesehatan Risma. Biasanya, menurut pengalaman yang ada di RSUD Dr Soetomo, minimal satu minggu tren kesehatan Risma baru bisa dianalisa.

Dia berharap tidak sampai seminggu, Risma sudah bisa keluar dari ruangan ICU. Dia sempat memohon doa dari masyarakat Surabaya. 

Saat ini, menurut dia, semua fungsi organ Risma baik. Jantungnya bagus, organ lainnya juga bagus. Dia mengatakan, kondisinya bagus sehingga tren ini harus dipertahankan.

Demi kelancaran penanganan, dia mengakui, Risma sempat diistirahatkan dengan dibius total. Itu dilakukan untuk melakukan pemasangan alat bantu medis pada Risma, seperti alat bantu pernapasan.(den/tin/rst)
Editor: Restu Indah



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.