KELANA KOTA

Gran Max Dibawa Kabur Calon Suami Terpantau Mengarah ke Gresik

Laporan Dwi Yuli Handayani | Kamis, 11 Juli 2019 | 09:42 WIB
Rifqi (21) pelaku yang membawa kabur mobil Gran Max B 1880 PFH. Foto: Hermawan via whatsapp SS
suarasurabaya.net - Mobil Gran Max yang dilaporkan dibawa kabur calon suaminya terpantau terlihat oleh beberapa pendengar Radio Suara Surabaya mengarah ke Gresik kota.

Fajar Istijaso melaporkan sekitar pukul 08.27 WIB melihat keberadaan mobil Gran Max yang dilaporkan hilng mengarah ke Gresik lewat tol Romokalisari.

"Di kaca depan kanan atas ada stiker kecil sepertinya warna hijau. Apa mungkin itu? Tapi belakangnya gak bisa pantau. Tadi di KM 7100 lari agak kencang di tol. Barusan lihatnya. Tadi kendaraan mendahului di lajur kiri. Sopirnya sendirian," kata Fajar.

Kemudian Rio Bagus melaporkan juga melihat keberadaan mobil Gran Max ini di Jalan Veteran Gresik arah kota Gresik. "Mobil jalan kencang di sisi kiri. Sekilas kelihatan sendirian. Sekitar 3-4 menit dari Romokalisari keluar Veteran ke arah Kota Gresik," kata Rio.


Sekitar pukul 08.40 WIB, Ahmad Widianto melihat keberadaan mobil Gran Max di Jalan Mayjend Sungkono Gresik ke arah Lamongan.

Sugiharto melihat keberadaan mobil Gran Max di Jalan Veteran ke Jalan Panglima Sudirman sekitar pukul 08.58 WIB. Kondisi jalan padat.

Iptu M. Yahya Wakapolsek Gresik mengatakan, semua personel sudah turun untuk melakukan penyekatan di wilayah Gresik. "Pelaku sudah dalam pengejaran personel dipimpin Kabag Ops Polres Gresik. Saya juga ikut ngejar," katanya.

Sementara itu, AKP Rokim Kapolsek Dukun Gresik juga merespon. "Informasinya mobil mengarah ke Lamongan. Dalam pantauan kami dan saya di Gresik wilayah utara kalau mobil melintas akan saya cegat disana," ujarnya.

"Sepertinya bukan yang dilihat anggota. Gran Max silver dihentikan di depan RS Semen tapi nopolnya berbeda, jadi dilepas. Kami terus melakukan pengejaran dan memantau informasi," kata Iptu Yahya Wakapolsek Gresik Kota.

Tidak hanya melacak keberadaan mobil, tapi juga melacak keberadaan dari nomer handphone pelaku. (dwi/rst)
Editor: Restu Indah



Komentar Anda
Komentar 2
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
X
BACA LAINNYA