KELANA KOTA

Siang Ini, Keluarga Korban Pencurian Gran Max akan Dipulangkan ke Bandung

Laporan Agung Hari Baskoro | Kamis, 11 Juli 2019 | 12:57 WIB
Ir bersama keluarganya saat berada di Polsek Benowo, Kamis (11/7/2019). Foto: Baskoro suarasurabaya.net
suarasurabaya.net - Kejadian apes menimpa Ir (15) dan keluarganya. Jauh-jauh dari Bandung ke Surabaya dengan niat menjalin silaturahmi dengan keluarga Rifqi (21) calon suami, mereka malah ditipu dan mobil rentalan Gran Max Sivler B 1880 PFH malah raib.

Awalnya, mereka berangkat dari Bandung pada Selasa (9/7/2019) malam sekitar pukul 22.00 WIB. Dalam kendaraan, ada 9 orang keluarga Ir dan juga Rifqi. Mereka tiba di Surabaya pada hari Rabu (10/7/2019) pukul 21.30 WIB. Ir mengatakan, Rifqi mengajak keluarganya ke rumah bibinya di dekat terminal Osowilangun.

"Dia ngakunya, rumah bibinya di gang sempit. Mobil gak bisa masuk. Jadi kita parkiri mobil di terminal itu," ujar Ir ketika ditemui di Polsek Benowo, Surabaya, Kamis (11/7/2019).

Setelah memarkir kendaraan, mereka lalu berjalan kaki menuju rumah bibinya. Ketika Ir ditanya apakah mengetahui lokasi rumah bibi pelaku, ia mengaku tak tahu. Di tengah perjalanan, Rifqi mengaku lupa membawa oleh-oleh yang ditaruhnya di mobil. Lalu dia meminta kunci mobil dan kembali ke terminal.


"Lalu kok lama gak balik-balik. Akhirnya kita balik kan ke terminal. Ternyata mobil sudah gak ada. Disana kan ada pos polisi, akhirnya kita lapor," kata Nana Supriatna, bapak Ir.

Setelah itu, polisi langsung memproses laporan kehilangan ini dengan mendatangi salah satu keluarga pelaku yang berada di daerah Gembong, Surabaya. Ir mengaku, pelaku pernah bercerita tentang alamat pamannya di Surabaya.

Polisi bersama perwakilan keluarga akhirnya mendatangi rumah paman pelaku tersebut. Dari hasil penyelidikan tersebut, diketahui bahwa alamat tersebut memang benar ditinggali oleh paman pelaku. Namun, paman pelaku mengaku sudah lama tak bertemu dengan Rifqi.

Malam itu, akhirnya Ir dan keluarga terpaksa menginap di Polsek Benowo. Nanti siang, Ir dan keluarganya akan diantar pulang melalui terminal Bungurasih oleh Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Benowo. Nantinya mereka akan kembali ke Bandung menggunakan bus.

Beberapa pendengar SS melaporkan, mobil curian tersebut mengarah ke Gresik Kota.

Iptu M. Yahya Wakapolsek Gresik mengatakan, semua personel telah turun untuk melakukan penyekatakan di wilayah Gresik. (bas/dwi/rst)
Editor: Dwi Yuli Handayani



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.