KELANA KOTA

KPK Geledah Rumah Diduga Milik Mantan Pejabat Pemprov Jatim

Laporan Denza Perdana | Kamis, 11 Juli 2019 | 21:16 WIB
Rumah di perumahan Bakti Husada blok III, Surabaya, Kamis (11/7/2019) yang diduga milik BS, mantan pejabat Pemprov Jatim. Foto: Istimewa
suarasurabaya.net - Sejumlah petugas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah sebuah rumah di perumahan Bakti Husada blok III, Surabaya, Kamis (11/7/2019). Rumah itu diduga milik BS, mantan pejabat Pemprov Jatim.

Berdasarkan informasi yang didapat suarasurabaya.net, setelah melakukan penggeledahan selama kurang lebih lima jam, petugas KPK membawa keluar dua koper hasil geledahan.

Sholeh Sumpil, warga sekitar perumahan mengatakan rombongan petugas KPK itu datang ke lokasi sekitar pukul 11.00 WIB. Mereka naik mobil Toyota Innova dikawal dua personel brimob bersenjata lengkap.

Menurut Sholeh, petugas KPK baru meninggalkan rumah BS pukul 15.00 WIB. "Saya sempat tanyai, mereka menunjukkan tanda pengenal KPK," kata Sholeh kepada wartawan.


Warga setempat lainnya yang enggan disebut namanya mengatakan, ada banyak petugas yang datang ke rumah BS tadi siang. Sebelum menggeledah, dua petugas sempat mendatangi ketua RT setempat untuk meminta izin.

"Tapi pas datang ke rumah pak RT enggak dibukain pintu. Mungkin orangnya (Ketua RT) sedang pergi," katanya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun suarasurabaya.net selain pernah menjabat Kepala Bappeda Provinsi Jawa Timur, BS pernah menjabat Kepala BPKAD di Pemprov Jatim.

Pria yang saat ini diduga menjadi salah satu Komisaris Bank Jatim itu juga pernah menjabat Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Jatim.

Sampai saat ini, belum ada keterangan resmi dari KPK mengenai penggeledahan di salah satu rumah di ini.(den/tin/ipg)
Editor: Iping Supingah



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.