KELANA KOTA

Pemprov Jatim Janji Sikat Sampah Plastik Impor yang Masuk ke Wilayahnya

Laporan Agung Hari Baskoro | Rabu, 17 Juli 2019 | 15:18 WIB
Replika ikan raksasa bersisik sampah impor dan puluhan sampah plastik di dekat Konsulat Jenderal Amerika Serikat di Surabaya pada Jumat (12/7/2019). Foto: dok/Baskoro suarasurabaya.net
suarasurabaya.net - Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) berjanji untuk memulangkan sampah plastik impor yang masuk ke wilayahnya.

Emil Dardak Wakil Gubernur Jatim menyebut, akan "sikat lagi" sampah plastik impor yang kedapatan masuk ke wilayah Jatim.

"Itu bukan hanya isu di Indonesia, Filipina pun ramai sama Kanada gara-gara itu. Dan kita sudah mulangin itu. Ini Bu Gubenur (Khofifah, red) menaruh atensi khusus terhadap ini. Jadi saya lihat bahwa memang sudah ada langkah-langkah konkrit untuk tindak menerima sampah plastik," ujar Emil ketika ditemui di kampus Unair, Surabaya pada Rabu (17/7/2019).

Di sisi lain, Prigi Arisandi Koordinator Brantas River Coalition to Stop Imported Plastic (Bracsip) menilai pemerintah belum cukup tegas mengembalikan sampah-sampah plastik impor yang masuk ke beberapa wilayah, termasuk Jawa Timur.


Sebagai perbandingan, dari 43 kontainer yang diketahui mengandung sampah plastik di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, hanya 5 diantaranya yang dikirim balik ke negara asal, Amerika Serikat.

Sedangkan, berdasarkan analisis data BPS 2019, terlihat ada peningkatan impor sampah kertas yang masuk ke Jawa Timur dari tahun 2017 ke 2018 sebanyak 35 persen.

Total impor sampah kertas tahun 2018 mencapai 738.665 ton. Sampah-sampah kertas inilah yang kemudian dalam banyak temuan disisipi dengan sampah plastik. (bas/dwi/rst)
Editor: Restu Indah



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.