KELANA KOTA

Kebakaran Landa Lereng Gunung Panderman Batu

Laporan Dwi Yuli Handayani | Senin, 22 Juli 2019 | 06:18 WIB
Kobaran api yang berada di lereng Gunung Panderman, terlihat dari wilayah Kota Batu, Jawa Timur, Minggu (21/7/2019). Foto: BPBD Kota Batu
suarasurabaya.net - Kebakaran hebat melanda kawasan hutan yang berada di lereng Gunung Panderman yang memiliki ketinggian 2.045 meter di atas permukaan laut (mdpl), dan terletak di Kota Batu, Jawa Timur pada Minggu (21/7/2019) malam.

Berdasarkan laporan dari Pusat Pengendali Operasi (Pusdalops) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Batu, dari informasi yang dikumpulkan, kebakaran tersebut diperkirakan terjadi pada pukul 19.45 WIB.

Achmad Choirur Rochim Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Batu di Kota Batu, Minggu malam mengatakan untuk memadamkan api di lereng Gunung Panderman tersebut, pihaknya mengumpulkan para personel di Dusun Toyomerto, Desa Pesanggrahan, Kecamatan Batu.

"Di lokasi titik kumpul akan dilakukan koordinasi dan kaji cepat untuk menentukan rencana operasi pemadaman," kata Rochim, seperti dilansir Antara.


Pihak BPBD Kota Batu, melakukan koordinasi dengan pihak terkait untuk mengambil langkah operasi pemadaman api. Koordinasi tersebut dilakukan bersama pihak Perhutani, Polres Kota Batu, TNI, Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH).

Berdasarkan laporan terakhir pada pukul 22.00 WIB, sudah tidak ada pendaki yang berada di Gunung Panderman. Semua pendaki, sudah berada di Pos Pantau Gunung Panderman dan dalam kondisi aman.

"Menurut data dari Pos Pantau Gunung Panderman sudah tidak ada lagi pendaki yang berada di jalur pendakian Gunung Panderman," kata Rochim.

Dua pendaki terakhir yang turun ke Pos Pantau Gunung Panderman adalah Much. Adnan Fanani dan Firgiawan Listanto yang berasal Kabupaten Mojokerto.

Menurut data dari Pos Pantau Gunung Panderman saat ini sudah tidak ada lagi pendaki yang berada di jalur pendakian Gunung Panderman.(ant/dwi/rst)
Editor: Restu Indah



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.