KELANA KOTA

Mahasiswa Ubaya Rebut Juara di EEC Unila In Action 2019

Laporan J. Totok Sumarno | Senin, 22 Juli 2019 | 21:09 WIB
Dua mahasiswa Ubaya mengukir prestasi nasional di kompetisi debat Bahasa Inggris. Foto: Humas Ubaya
suarasurabaya.net - Dua mahasiswa Ilmu Ekonomi Fakultas Bisnis dan Ekonomika Universitas Surabaya (FBE Ubaya), rebut juara pertama debat Bahasa Inggris tingkat nasional, EEC Unila In Action 2019, di Lampung, Sumatera Selatan.

Kompetisi debat Bahasa Inggris tingkat nasional yang biasa diikuti sejumlah mahasiswa dari berbagai kampus di kota-kota di Indonesia tersebut diselenggarakan Economic English Club Unila Lampung, Sumatera Selatan.

Kedua mahasiswa Ubaya tersebut yaitu Bobby Ongkojoyo dan Fritz Ajiedragono berhasil mengalahkan 12 tim dari Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan Perguruan Tinggi Swasta (PTS) se Indonesia, peserta debat.

Meraih peringkat pertama dan menjadi pemenang tidaklah mudah, Bobby dan Fritz harus mendapatkan victory point saat menghadapi tiga babak penyisihan untuk lolos menuju grand final.


Melalui sistem penilaian dan akumulasi victory point tertinggi dari juri menghantarkan Bobby dan Fritz menjadi pemenang dengan membawa pulang piala juara pertama, sertifikat, dan hadiah lainnya.

"Debatnya, British Parliamentary Debate. Semuanya impromptu, artinya tidak ada persiapan dengan topik tertentu dan kita tidak tahu tema atau mosi apa yang akan dihadapi di kompetisi ini. Dan sistem penilaian debat ini, bisa dari substansi, isu-isu yang diangkat, dan bagaimana kita bisa meyakinkan juri bahwa argumen kita benar," terang Fritz.

Persiapan kompetisi dilakukan Bobby dan Fritz dalam kurun waktu dua minggu. Latihan intensif dilakukan dengan belajar bersama senior debat, melakukan simulasi perlombaan, serta menyempatkan diri untuk mengikuti dan menyaksikan beberapa perlombaan debat.

Fritz menambahkan bahwa dirinya sempat pesimis menghadapi tim-tim unggul dari perguruan tinggi se Indonesia tersebut.

"Ini pengalaman pertama. Belajar banyak dan nambah pengalaman. Banyak pilihan isu, ada social movement terkait LGBT (Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender), isu politik luar negeri dan Indonesia. Dan bagian paling sulit saat mendapat tema Politik di Amerika Serikat," tambah Fritz.

Kedua mahasiswa Ubaya ini merupakan anggota aktif dari Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Debat Ubaya. EEC Unila In Action 2019 merupakan kompetisi pertama yang diikuti UKM Debat Ubaya di Sumatera.

"Senang dan bersyukur bisa menang. Semoga nantinya mahasiswa UKM Debat bisa terus mencetak prestasi dan membanggakan Ubaya di ajang kompetisi yang lebih tinggi. Hal terpenting yang perlu diingat adalah perbanyak latihan, jangan gampang menyerah dan perbanyak pengalaman dengan sering mengikuti lomba," kata Bobby, Senin (22/7/2019).

Sebelumnya Bobby dan Fritz mengikuti dua kompetisi yang berbeda. Bobby berhasil meraih predikat Best Speaker dan juara 1 dalam kompetisi debat Asean English Olympics 2019. Sedangkan Fritz berhasil lolos masuk dalam semi finalis kompetisi debat Dipo Open 2019.

Menjadi juara pada masing-masing kompetisi itu, Bobby dan Fritz mendapat bekal pengalaman mengikuti EEC Unila In Action 2019 hingga berhasil menjadi juara pertama.(tok/ipg)
Editor: Iping Supingah



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.