KELANA KOTA

Jalan di Samping Proyek Underpass Kentungan Sleman Longsor, 1 WNA Jadi Korban

Laporan Ika Suryani Syarief | Selasa, 23 Juli 2019 | 17:10 WIB
Truk dan mobil terguling masuk ke dalam lubang yang terbentuk karena longsornya jalan di samping proyek pembangunan Underpass Simpang Kentungan, Sleman, Jawa Tengah, Selasa (23/7/2018). Foto: Netter via e100
suarasurabaya.net - Ruas Jalan Padjajaran, Dusun Purwosari, Desa Sinduadi, Kecamatan Mlati, Kabupaten Sleman, Jawa Tengah, tiba-tiba longsor pada Selasa (23/7/2018) pukul 10.30 WIB. Truk dan mobil yang saat itu sedang berhenti karena lampu merah, terguling, masuk ke dalam lubang yang terbentuk karena longsornya jalan di samping proyek pembangunan Underpass Simpang Kentungan tersebut.

Kedua kendaraan yang celaka adalah truk bernomor polisi H 1472 UI dan mobil Land Rover bernomor polisi TDI-110. Mobil Land Rover dan truk sama-sama melaju dari arah barat ke timur dengan posisi Land Rover di depan truk.

AKBP Rizky Ferdinasyah Kapolres Sleman Yogyakarta mengatakan, dua orang yang masing-masing adalah pengemudi truk dan mobil, selamat karena sempat keluar dari kendaraannya sebelum terguling masuk ke dalam jalan yang longsor.

Sopir truk yang bernama Ahmad Mujahidin, usia 33 tahun, warga Dusun Botolambat, Kecamatan Kandeman, Batang, Jawa Tengah, kondisinya selamat, tidak mengalami luka. Rule Michael John, usia 45 tahun, warga Melbourne, Australia, mengalami trauma akibat benturan.


Sementara, kondisi truk dan mobil, mengalami penyok di bagian kanannya karena terhantam tanah dan reruntuhan aspal di dalam galian proyek Underpass Kentungan.

"Sebelumnya kami sudah menyosialisasikan agar akan terjadi kemacetan karena penyempitan jalan di simpang Kentungan. Mulai dari Jalan Tempel, Magelang sudah kami beri arahan agar kendaraan berat seperti tronton tidak lewat Kentungan," ujarnya kepada Radio Suara Surabaya, Selasa sore.

Untuk diketahui, selama pengerjaan proyek Underpass Simpang Kentungan--sejak Februari 2019 sampai Desember 2010--ruas jalan di simpang jalan tersebut tetap dibuka.(iss/ipg)
Editor: Iping Supingah



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.