KELANA KOTA

Iduladha 1440 H, Risma Mengajak Warga Peduli Sesama

Laporan Zumrotul Abidin | Minggu, 11 Agustus 2019 | 08:12 WIB
Tri Rismaharini Wali Kota Surabaya saat menjalankan salat Iduladha 1440 Hijriah bersama ribuan umat muslim di Taman Surya Balai Kota Surabaya, Minggu (11/8/2019). Foto: Abidin suarasurabaya.net
suarasurabaya.net - Tri Rismaharini Wali Kota Surabaya berpesan agar warga saling peduli pada sesama. Hal itu disampaikan usai menjalankan salat Iduladha 1440 Hijriah bersama ribuan umat muslim di Taman Surya Balai Kota Surabaya, Minggu (11/8/2019).

"Tadi disampaikan Pak Rektor saat khotbah, sebenarnya tidak perlu lagi ada kemiskinan kalau orang yang mampu, mau peduli pada orang lain. Bahwa ada sebagian harga kita adalah hak orang-orang miskin. Mari bersama-sama peduli pada orang lain. Karena dampaknya luar biasa, kalau kesenjangan tidak terlalu jauh maka keamanan terjaga dan usaha-usaha bisa berkembang dengan baik," kata Risma.

Risma mengatakan, Iduladha harus menjadi pembelajaran kita bersama untuk menjaga persatuan dan menghargai perbedaan.

"Di ibadah haji kita diajari menahan hawa nafsu. Termasuk tidak boleh membunuh binatang. Binatang saja tidak boleh dibunuh, kenapa harus tega membunuh sesama manusia. Allah menciptakan kita berbeda-beda karena ingin umat manusia menjadi lebih bijak untuk menghargai perbedaan," katanya.


Risma juga menginbau kepada warga Surabaya yang merayakan Iduladha agar menjaga kebersihan saat penyembelihan hewan kurban sampai pembagiannya. Limbah hewan kurban jangan dibuang sembarangan. Risma juga mengajak seluruh panitia kurban tidak menggunkan kantong plastik.

"Tetep bersih dan higienis ya. Jangan membuang limbah hewan kurban sembarangan. Jangan pakai kantong plastik. Tadi saya ngumpulkan daun untuk dibagikan ke panitia kurban," kata Risma.

Saat di tanya berapa berat sapi yang dikurbankan Risma, ia menjawab tidak baik kalau kurban itu ditunjukkan berat dan ukurannya. Sapi yang dikurbankan Risma dan pejabat Pemkot Surabaya sebagian diserahkan ke ormas Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah Surabaya untuk dibagikan pada orang-orang yang berhak. (bid/iss)


Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.