KELANA KOTA

Gubernur Jatim Melantik Bupati Tulungagung

Laporan Denza Perdana | Selasa, 13 Agustus 2019 | 19:29 WIB
Khofifah Indar Parawansa Gubernur Jawa Timur melantik Maryoto Birowo Pelaksana Tugas Bupati Tulungagung di Gedung Negara Grahadi, Selasa (13/8/2019). Foto: Denza suarasurabaya.net
suarasurabaya.net - Khofifah Indar Parawansa Gubernur Jawa Timur melantik Maryoto Birowo Pelaksana Tugas Bupati Tulungagung di Gedung Negara Grahadi, Selasa (13/8/2019).

Maryoto dilantik sebagai Bupati Tulungagung untuk sisa masa jabatan 2018-2023. Kepadanya, Khofifah mengatakan, sudah ada pekerjaan yang menantinya.

"Banyak PR (pekerjaan rumah) yang harus segera ditangani. Pertama, proses pemilihan 239 kepala desa secara serentak dan melantik kepala desa yang ada. Lalu pengisian jabatan pimpinan tinggi pratama," ujarnya.

Sesuai aturan, seharusnya seorang Bupati baru bisa melakukan pengisian jabatan pimpinan tinggi pratama enam bulan setelah pelantikan.


"Tetapi ada kebutuhan, sesuai proses kalkulasi percepatan pembangunan Tulungagung. Pak Bupati bisa mengisi jabatan pratama sebelum enam bulan atas izin Mendagri," ujar Khofifah.

Selain PR-PR itu, Khofifah berpesan agar Kabupaten Tulungagung segera memadu-padankan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

"RPJMD Jatim sekarang sedang proses penajaman sebagai bagian kelengkapan Dirjen Pembangunan Daerah Kemendagri. Kami berharap ada padu-padan RPJMD Tulungagung dan Provinsi," katanya.

Beberapa hal, terutama berkaitan keberadaan infrastruktur jalan tol, dia berharap Tulungagung segera bersiap untuk koneksitas Jalur Lingkar Selatan (JLS).

Khofifah juga mengingatkan agar Bupati Tulungagung mengelola keuangan daerah, terutama menjaga transparansi dan akuntabilitas keuangan daerah.

Ini berkaitan dengan terjadinya dugaan korupsi di lingkungan pemerintahan Kabupaten Tulungagung yang telah menjadikan Sjahri Mulyo mantan Bupati sebagai tersangka.(den/tin/ipg)
Editor: Iping Supingah



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.