KELANA KOTA

Aqila-Azila Kembar Siam asal Kendari Jalani Operasi Pemisahan

Laporan Zumrotul Abidin | Rabu, 14 Agustus 2019 | 09:40 WIB
dr Agus Harianto Ketua Tim Penanganan Kembar Siam RSUD Dr Soetomo menjelaskan prosedur operasi kepada Selvita Dewi, ibu Aqila dan Aqila, di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr Soetomo, Surabaya, Rabu (14/8/2019). Foto: Abidin suarasurabaya.net
suarasurabaya.net - Aqila dan Azila bayi kembar siam dempet dada dan perut (thoracoabdomino phagus) asal Kendari, Sulawesi Tenggara, menjalani operasi separasi pemisahan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr Soetomo, Surabaya, Rabu (14/8/2019).

dr Agus Harianto Ketua Tim Penanganan Kembar Siam RSUD Dr Soetomo mengatakan Aqila dan Azila akan menjalani rangkaian operasi pemisahan selama 12 jam di ruang 016 lantai 4 Gedung Bedah Pusat Terpadu (GBPT) dan ditangani 70 dokter.

"Bayi dirujuk pada pukul 06.15 WIB untuk menjalani operasi pemisahan. Kondisi keduanya sangat sehat sehingga sangat siap menjalani operasi," ujarnya.

Agus menjelaskan, saat ini bayi dengan penanda warna hijau atau bayi Azila sedang diinduksi. Selain itu peranan bagian anastesi sangat penting karena harus menjaga sirkulasi bagi kesuksesan operasi.


dr Poerwadi Wakil Ketua Tim Penanganan Kembar Siam RSUD Dr Soetomo menuturkan, timnya sudah mulai melakukan persiapan operasi pukul 03.00 WIB dan telah dilakukan induksi anestesi untuk kemudian memasang semua monitor.

"Setelah siap, kami melakukan irisan supaya kulitnya bisa bagus nantinya dan mencukupi baru kemudian tim bedah anak masuk. Kemudian nanti akan memisahkan dinding dada dan perut kulitnya dulu," ucapnya.

Kemudian, operasi akan masuk ke dalam rongga perut. Pihaknya akan melakukan identifikasi daripada isi rongga perut.

Dia menuturkan, berdasarkan pengalamannya bayi Aqila dan Azila mempunyai liver terpisah. Tim akan mengidentifikasi livernya, saluran empedunya pada keduanya komplit atau tidak.

"Selanjutnya setelah evaluasi baru kita Insyaallah kita memotong livernya. Dengan pengalaman kami akan lebih singkat tapi kami perkirakan 12 jam mudah-mudahan Allah menghendaki lebih cepat daripada itu," katanya.

Sementara itu, Selvita Dewi, ibu Aqila dan Aqila, mengaku sudah mengikuti arahan dan aturan yang diberlakukan rimah sakit. Dia berharap operasi anaknya berjalan lancar, selamat serta dapat hidup dengan normal.

"Mohon doanya supaya operasi Aqila dan Azila berjalan lancar," ujarnya singkat. (bid/iss/ipg)
Editor: Iping Supingah



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.