KELANA KOTA

Jokowi Presiden Minta Talenta Muda Indonesia Unjuk Kemampuan di Ajang WorldSkills 2019

Laporan Farid Kusuma | Rabu, 14 Agustus 2019 | 13:47 WIB
WorldSkills 2019.
suarasurabaya.net - Joko Widodo Presiden, hari ini, Rabu (14/8/2019), menerima delegasi dan para peserta yang akan mengikuti Kompetisi WorldSkills 2019.

Kompetisi keterampilan tingkat dunia tersebut, rencananya digelar di Kazan, Rusia, tanggal 22 sampai 27 Agustus 2019.

Dalam pertemuan itu, Presiden mengatakan ingin melihat talenta-talenta Indonesia bersaing dan menunjukkan kualitasnya di hadapan talenta negara lain yang ikut berkompetisi.

"Kita harus menunjukkan talenta-talenta Indonesia bisa berkompetisi, bisa bersaing dengan negara-negara lain. Mungkin di bidang IT, agriculture, atau manufacturing. Saya kira banyak sekali yang bisa kita tunjukkan," ujarnya saat menerima delegasi di Istana Merdeka, Jakarta.


Sekadar diketahui, Kompetisi WorldSkills merupakan ajang dua tahunan yang mempertemukan para profesional atau talenta muda dari berbagai negara dan berbagai macam latar belakang keterampilan vokasional.

Di situ, para talenta muda berkumpul dan bersaing untuk unjuk keunggulan.

Dalam penyelenggaraannya yang ke-45, akan ada kurang lebih 1.300 profesional muda dari 63 negara dan wilayah, bersaing memperebutkan medali dalam 56 bidang keterampilan.

Ajang tersebut juga bisa menjadi sarana pembelajaran bagi para profesional dan talenta muda Indonesia untuk mengetahui praktik terbaik dan pemanfaatan teknologi terkini dalam dunia industri dari berbagai negara.

Lebih lanjut, Jokowi Presiden meminta para partisipan yang akan berlaga untuk turut mengambil pelajaran dari ajang tersebut.

"Saya minta kita juga belajar dari negara lain, apa sebetulnya ke depan yang dibutuhkan karena dunia sudah berubah seperti ini. Sekarang ini muncul pekerjaan-pekerjaan baru yang dulunya orang tidak menyangkanya," tuturnya.

Dalam pertemuan itu, Presiden menyampaikan dukungan penuh dan optimistis bahwa para talenta dan profesional muda Indonesia akan mampu bersaing dan memiliki keahlian yang tidak kalah dengan SDM dari negara-negara lain.

"Saya sangat mendukung dan optimistis bahwa kita memiliki kesempatan untuk memiliki SDM, memiliki human capital, yang bisa kita banggakan dan berguna bagi negara," tandasnya. (rid/iss/ipg)
Editor: Iping Supingah



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.