KELANA KOTA

Sempat Disangka Hilang, Dua Mahasiswi Unnar Asal Thailand Bakal Diwisuda

Laporan J. Totok Sumarno | Jumat, 16 Agustus 2019 | 15:01 WIB
Dua mahasiswi asal Thailand yang pernah dikabarkan hilang. Foto: Istimewa
suarasurabaya.net - Gegara pulang telat dan tidak memberi informasi Ibu kos saat travelling, dua mahasiswi Universitas Narotama Surabaya asal Thailand ini pernah dikabarkan hilang. Cerita lucu tak terlupakan keduanya yang bakal diwisuda 28 September 2019.

Dua mahasiswi asal Thailand, Armilah Dimadi dan Aneesa Madeng, keduanyan mahasiswi Universitas Narotama (Unnar) Surabaya, Jumat (16/8/2019) berbagi cerita lucu jelang pelaksanaan wisuda.

Keduanya adalah mahasiswi Fakultas Ilmu Komputer jurusan Teknik Informatika dan mendapatkan beasiswa penuh selama berkuliah di Universitas Narotama Surabaya.

"Pernah suatu hari kami disangka hilang dan dicari orang satu kampung saat traveling," terang Armilah.


Gadis kelahiran 27 Juli 1997 itu mengatakan peristiwa itu terjadi ketika mereka berdua berkunjung ke kota Pacitan bersama ibu pemilik kos tempat mereka tinggal selama di Surabaya.

Armilah dan Aneesa tidak sanggup menahan tawa mereka ketika menceritakan kejadian tersebut.

"Jadi waktu itu sebenarnya kami sudah izin pada ibu kos kalau kami mau jalan-jalan menelusuri sawah. Jam 5 sore kami keluar rumah dan menjelajahi sawah-sawah yang bagus sekali sampai kami lupa waktu. Kami lupa juga kalau di sana jam 6 atau saat adzan Maghrib, orang-orang sudah harus ada di rumah. Sementara kami jam 6 masih belum pulang. Sampai orang satu kampung mencari kami," ujar gadis asal Narathiwat, Thailand itu.

Sedangkan ibu kos sampai menangis dan panik menunggu kedatangan dua anak kos asal Thailand yang sampai jauh malam belum pulang. "Beliau panik sekali. Katanya: Anak Thailand hilang!, Anak Thailand hilang! Padahal kami kan tidak hilang, hanya belum pulang saat Maghrib," kedua gadis berhijab itu lalu tertawa pelan.

Pengalaman tersebut sama sekali tidak membuat mereka kapok untuk menjelajah Indonesia. Armilah pun berani untuk pergi ke Sulawesi seorang diri hanya karena ia penasaran dengan alam di luar Jawa.

"Pokoknya kalau kita baik sama orang lain, pasti orang lain juga baik sama kita. Saya pun banyak terbantu karena itu. Saya bertemu banyak orang baik selama traveling," katanya.

Karena kecintaan mereka pada traveling, Aneesa memiliki cita-cita untuk menjadi tour guide di tempat-tempat wisata di Indonesia.

"Saya lihat banyak orang Thailand yang datang untuk menikmati alam Indonesia. Tapi sayangnya tidak banyak orang Indonesia yang bisa bahasa Thailand, jadi saya ingin membantu," kata dara kelahiran 12 Juli 1995 itu.

Sejak kali pertama menginjakkan kaki di Indonesia, baik Armilah maupun Aneesa pun hanya sendiri sampai mereka bertemu ketika menempuh kursus bahasa Indonesia di Jogja.

"Kami beruntung karena kenal dengan orang-orang baik di Indonesia. Kami selalu dibantu sehingga tidak kebingungan sejak pertama kali sampai di Indonesia. Terutama waktu kuliah, kami sangat tertolong karena teman-teman dan dosen tidak pernah jenuh membantu kami," tutur Aneesa.

Pada skripsinya, mereka berdua mengangkat tentang perancangan aplikasi untuk membantu mempermudah pendataan.

Armilah menerapkannya pada Posyandu di daerah Kenjeran, sedangkan Aneesa menerapkannya pada Laboratorium Teknik Informatika di Universitas Narotama (Unnar) Surabaya.

Dijadwalkan kedua mahasiswi asal Thailand ini akan mengikuti wisuda pada prosesi wisuda Universitas Narotama tanggal 28 September 2019.(tok/ipg)
Editor: Iping Supingah



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.