KELANA KOTA

Jatim Tuan Rumah Pertemuan Tiga Gubernur dengan Mendagri, Akhir Agustus

Laporan Denza Perdana | Selasa, 20 Agustus 2019 | 16:09 WIB
Akmal Malik Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri. Foto: Denza suarasurabaya.net
suarasurabaya.net - Akmal Malik Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri memastikan pertemuan Gubernur Papua, Gubernur Papua Barat, dan Gubernur Jawa Timur dengan Menteri Dalam Negeri digelar di Jawa Timur.

Dia mengatakan ini setelah menemui Khofifah Indar Parawansa Gubernur Jawa Timur di Gedung Negara Grahadi, Selasa siang ini.

Soal waktu, dia memperkirakan akan digelar akhir Agustus mendatang.
Tapi dia menyerahkan jadwal pelaksanaan pertemuan ini kepada Khofifah sebagai tuan rumah.

"Kami usahakan akhir Agustus. Cuma, jadwalnya kami serahkan sepenuhnya ke Bu Gubernur. Format seperti apa, kami akan komunikasi dengan papua, apakah kita akan bakar ayam atau bakar apa, lihat nanti," katanya.


"Rencananya nanti akan kami akan hadirkan juga Pak Menkopolhukam, Kapolri dan Pak Mendagri sendiri," tambahnya.

Akmal mengatakan, pertemuan tiga gubernur dengan Mendagri itu menjadi langkah untuk memberikan jaminan bagi warga Papua yang sekolah di Jawa Timur dan sebaliknya, warga Jawa Timur yang ada di Papua dan Papua Barat.

"Ini langkah untuk meredam konflik yang bermuara pada diskriminasi dan SARA. Upaya menenangka, lah. Supaya kondisi kembali aman di masing-masing daerah," ujarnya.

Pertemuannya dengan Khofifah juga untuk menyampaikan apresiasi Kemendagri dan ucapan terima kasih kepada Gubernur karena sudah mampu memfasilitasi permasalahan Papua dengan sangat baik.

Dia mengatakan, saat ini masing-masing kepala daerah sudah melakukan konsolidasi internal, termasuk di Papua.

Meskipun, dia mengakui persoalan yang ada di Papua sekarang melebar ke Makassar, Sulawesi Selatan. Dia sudah menelepon Nurdin Abdullah Gubernur Sulawesi Selatan agar bisa meredam situasi di wilayahnya.(den/iss/ipg)
Editor: Iping Supingah



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.