KELANA KOTA

Fadli Zon akan Investigasi Kadernya Soal Kasus Asrama Papua

Laporan Anggi Widya Permani | Rabu, 21 Agustus 2019 | 17:58 WIB
Fadli Zon Wakil Ketua Umum Partai Gerindra. Foto: Anggi suarasurabaya.net
suarasurabaya.net - Fadli Zon Wakil Ketua Umum Partai Gerindra akan menginvestigasi terkait kadernya yang menjadi koordinator lapangan organisasi masyarakat (ormas). Dia adalah Tri Susanti Caleg Gerindra Dapil 3 nomor urut 8 Kota Surabaya.

Perempuan yang akrab disapa Mak Susi itu menjadi korlap, saat sejumlah ormas mendatangi Asrama Mahasiswa Papua, pada Jumat (16/8/2019) lalu. Fadli Zon mengaku tidak tahu menahu soal tersebut.

"Saya enggak pernah tahu itu. Nanti kita akan investigasi ya," kata Fadli saat ditemui di depan Asrama Mahasiswa Papua, Rabu (21/8/2019).

Sebelumnya, perwakilan organisasi masyarakat (Ormas) menyampaikan permintaan maaf. Ini terkait adanya oknum yang melontarkan kata-kata tidak etis kepada mahasiswa Papua dan memicu terjadinya kerusuhan di Manokwari.


Permintaan maaf ini disampaikan Tri Susanti Korlap Aksi Ormas Surabaya di Mapolda Jatim, Selasa (20/8/2019). Kedatangan ormas ke Asrama Mahasiswa Papua saat itu, kata dia, hanya untuk membela bendera Merah Putih.

Karena sebelumnya, mereka menerima foto tiang bendera yang dirusak dan dibuang di selokan depan asrama.

"Kami atas nama masyarakat Surabaya dan dari rekan-rekan ormas menyampaikan permohonan maaf. Apabila ada masyarakat atau pihak lain yang sempat meneriakkan itu," kata perempuan yang akrab disapa Mak Susi.

Susi membantah, kalau ada pengusiran yang dilakukan ormas kepada mahasiswa Papua. Dia menegaskan, maksud kedatangannya hanya untuk persoalan bendera. Mereka berharap, bendera merah putih juga ikut berkibar di asrama tersebut.

"Jadi kami tidak berkeinginan untuk mengusir mereka. Kami hanya ingin menegakkan bendera merah putih di asrama tersebut. Selebihnya itu bukan urusan kita," kata dia.

"Kalau dibilang bahwa masyarakat Surabaya terjadi bentrok atau ada teriakan rasis, itu sama sekali tidak ada. Kami mohon juga pada rekan-rekan bahwa, ormas dan masyarakat Surabaya tujuannya ke sana hanya untuk merah putih," pungkasnya.(ang/rst)
Editor: Restu Indah



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.