KELANA KOTA

Tergaruk Proyek Box Culvert, Aliran Air PDAM di Kedungrejo Terganggu 1 Bulan

Laporan Dwi Yuli Handayani | Kamis, 22 Agustus 2019 | 14:31 WIB
Ilustrasi. Desain grafis: suarasurabaya.net
suarasurabaya.net - Pelanggan PDAM Delta Tirta Sidoarjo di kawasan Kedungrejo mengeluhkan sudah satu bulan terakhir ini di tempatnya tidak mengalir.

Niken Larasati warga Kedungrejo Barat pada Radio Suara Surabaya melaporkan, gangguan ini imbas dari pengerjaan box culvert di wilayah tersebut.

"Sebulan nggak lancar dan sempat diperbaiki tapi terus rusak lagi. Sudah telepon ke PDAM Sidoarjo tapi nggak ada yang angkat. Ini banyak yang sakit kulit, kasihan yang punya anak, kami pakai sumur dan airnya juga nggak layak. Ada dua RW dan nggak ada keterangan dari PDAM," katanya.

Menanggapi laporan ini, Yoyok Supriyanto Humas PDAM Sidoarjo membantah ait tidak mengalir di Desa Kedungrejo Waru. Bukan tidak mengalir tapi memang ada gangguan dan mengecil.


"Dampak pekerjaan box culvert, ada pipa kami yang sempat kena garuk. Pelaksana yang lapor ke PDAM dan sekarang sedang siap dikerjakan. Belum tahu untuk pipa berapa mili," katanya.

Kata Yoyok, saat ini proses pengerjaan masih berlangsung dan PDAM sudah melakukan perbaikan. "Untuk jumlah pelanggan terdampak saya kurang tahu persis dan ini kewenangan PDAM Delta Tirta kalau debit air berkurang. Kita pastikan dulu untuk airnya tidak keluar maka kami akan berikan air bersih," pungkasnya.

Sementara senada dengan Niken, Abdul Munif Warga Bungurasih Timur mengatakan bosan dengan kerusakan PDAM Delta Tirta.

"Air PDAM tidak ngalir, mati bukan mengecil debitnya. Dan saya bosan mengadu ke custumer servicenya. Berkali-kali juga tidak direspon. Sejauh ini warga pakai air sumur atau beli air geledekan. Kalau tidak kami pergi ke ponten Bungurasih. Tolong PDAM, kami akan protes kalo tetap ditagih." terang Munif saat on air di Radio Suara Surabaya. (dwi/rst)
Editor: Restu Indah



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.