KELANA KOTA

Aksi Indonesia Satu, Susun Puzzle Peta Indonesia

Laporan J. Totok Sumarno | Kamis, 22 Agustus 2019 | 16:16 WIB
Kenakan pakaian adat tradisional Nusantara, siswa SD Muhammadiyah 6 Surabaya aksi damai Indonesia Satu. Foto: Totok suarasurabaya.net
suarasurabaya.net - Siswa SD Muhammadiyah 6 Surabaya, Kamis (22/8/2019) gelar aksi menyusun puzzle Peta Indonesia, sebagai bentuk kecintaan pada Tanah Air dan bangsa Indonesia. Aksi Indonesia Satu.

Kegiatan yang diikuti sejumlah siswa dengan masing-masing mengenakan pakaian adat tradisional dari beberapa daerah di Indonesia. Mereka masing-masing membawa satu potongan puzzle Peta Indonesia untuk kemudian dipasangkan pada bidang yang sesuai.

Puspita Wati Wakil Kepala Bidang Kesiswaan SD Muhammadiyah 6 menyampaikan bahwa kegiatan kali ini selain memperingati HUT ke 74 tahun Kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus membangun nilai-nilai toleransi diantara para siswa sebagai anak-anak bangsa.

"Aksi ini sebagai bagian perayaan HUT ke 74 Kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus juga untuk mengajak anak-anak sejak dini memiliki empati, toleransi terhadap sesamanya sebagai anak-anak bangsa. Ini penting dilakukan sejak dini agar di masa mendatang tidak lagi ada sikap intoleransi," terang Puspita Wati.


Aksi Indonesia Satu dengan tema: Kami Indonesia, Indonesia Masih Satu, lanjut Puspita memang mengajak siswa untuk menyadari bahwa Indonesia punya berbagai ragam suku, serta adat yang berbeda-beda dan adalah kewajiban setiap orang untuk menjaganya.

"Kegiatan ini juga kami harapkan menghindarkan anak-anak untuk tidak terkotak-kotak oleh karena latar belakang suku, ras, maupun adat yang tidak sama dan berbeda-beda. kami berharap aksi kali ini menghindarkan anak-anak agar tidak mudah terpecah belah oleh sebab perbedaan-perbedaan," tegas Puspita.

Digelar di lapangan sekolah, kegiatan aksi damai oleh para siswa SD Muhammadiyah 6 Surabaya, Kamis (22/8/2019) ini kemudian dilanjutkan dengan sejumlah lomba yang juga diikuti oleh siswa, sebagai bagian perayaan HUT ke 74 Kemerdekaan RI.(tok/ipg)
Editor: Iping Supingah



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.