KELANA KOTA

Ketua DPRD: dari Surabaya, Habibie Bangun Industri Pertahanan Matra Laut

Laporan Denza Perdana | Rabu, 11 September 2019 | 22:33 WIB
Adi Sutarwijono Ketua DPRD Surabaya saat menunjukkan foto arsip Habibie pada 1985 silam saat peresmian status PAL menjadi persero, Rabu (11/9/2019). Foto: Istimewa
suarasurabaya.net - Adi Sutarwijono Ketua DPRD Kota Surabaya menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya BJ Habibie Presiden ke-3 RI Rabu (11/9/2019) petang.

Menurut Adi, Habibie mempunyai jasa besar bagi Surabaya. Khususnya memperkuat industri pertahanan matra laut yang berbasis di Kota Pahlawan dengan membesarkan PT PAL.

"Beliau sebagai Bapak Teknologi Indonesia adalah inisiator, peletak fondasi pembangunan industri pertahanan. Khusus untuk matra laut, yang basisnya di Surabaya dengan kelahiran PT PAL, di mana beliau pernah menjabat direktur utama," ujar Adi, Rabu (11/9/2019).

Pria yang akrab disapa Awi itu lantas menunjukkan foto arsip Habibie pada 1985 silam saat peresmian status PAL menjadi persero. Hari itu, kata dia, menjadi babak baru modernisasi industri pertahanan nasional, khususnya matra laut.


Sebelumnya, PAL adalah akronim dari Penataran Angkatan Laut. Habibie yang saat itu menjabat Menteri Riset dan Teknologi (Menristek) mengubahnya menjadi haknya PT PAL Persero. Habibie juga yang menjabat direktur utama PT PAL ketika itu.

"Ada masa di mana Pak Habibie punya hubungan intens dengan Surabaya, yaitu ketika beliau membesarkan PT PAL sebagai penopang terdepan alat utama sistem persenjataan terutama untuk pertahanan matra laut. Tidak lama setelah beliau dipanggil pulang ke Tanah Air dari Jerman oleh Presiden Soeharto," kata Awi.

Kemajuan industri pertahanan matra laut Indonesia, yang sampai sekarang menjadikan Indonesia satu-satunya negara di Asia Tenggara yang mampu memproduksi dan menguasai teknologi kapal selam, tak lepas dari jasa Pak Habibie.

"Yang membanggakan, tempatnya di Surabaya, termasuk kapal selam sekarang dibikin di Surabaya," ujar Awi yang juga menjabat ketua DPC PDI Perjuangan Surabaya.

Menurutnya, ikatan historis Habibie dan Surabaya sudah selayaknya menyebarkan inspirasi bagi kaum muda Surabaya untuk meneladani kiprah BJ Habibie. Menurut Awi, ada tiga keteladanan utama yang bisa diambil dari Habibie.

Pertama, ketulusannya mencintai Indonesia. Habibie adalah sosok fenomenal di bidang teknologi dunia. Karirnya sangat moncer di Jerman. Banyak negara menghormati Habibie. Bahkan, penemuannya membantu lahirnya banyak terobosan di industri teknologi dunia, khususnya kedirgantaraan.

"Hidup beliau diistimewakan di Jerman, tapi kecintaan kepada negeri membuatnya pulang, bersusah-payah, jungkir-balik membangun dunia teknologi Indonesia," ujarnya.

Kedua, inovasi-inovasi teknologinya. Menurutnya, anak-anak muda Surabaya perlu meneladani kiprahnya yang luar biasa di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi. Berbagai kemudahan pendidikan oleh Pemkot Surabaya, kata dia, harus dimanfaatkan anak muda menekuni ilmu pengetahuan secara total.

Ketiga, inspirasi cinta dan kasih sayang. Kisah kasih sayang Habibie, istri, dan keluarganya juga sudah menginspirasi banyak orang. Nilai-nilai kesetiaan, cinta, dan kasih sayang Habibie dan Ainun, menurutnya, juga harus menjadi cermin seluruh keluarga.

"Karena itu akan mengokohkan keluarga sebagai peletak dasar revolusi mental," katanya.(den)


Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.