KELANA KOTA

Polisi di Kediri Gelar Shalat Gaib Doakan BJ Habibie

Laporan Anggi Widya Permani | Kamis, 12 September 2019 | 10:53 WIB
Personel Polres Kediri saat melakukan salat gaib mendoakan almarhum Presiden ke-3 Indoensia, Bacharuddin Jusuf Habibie di Masjid Polres Kediri, Kamis (12/9/2019). Foto: Antara
suarasurabaya.net - Aparat Kepolisian Resor Kediri, Jawa Timur, melakukan shalat gaib atas wafatnya Bacharuddin Jusuf Habibie Presiden ke-3 Indonesia, di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta, Rabu (11/9/2019).

"Shalat ghaib ini sebagai bentuk penghormatan kami, Polres Kediri kepada beliau BJ Habibie. Beliau adalah sosok tokoh nasional yang karismatik dan menjadi panutan bagi kita," kata AKBP Roni Faisal Kapolres Kediri, dilansir Antara, Kamis (12/9/2019).

Kegiatan shalat gaib tersebut diikuti seluruh personel Polres Kediri setelah apel pagi di masjid area polres. Setelah shalat gaib digelar, lalu dilakukan doa bersama yang dipimpin oleh Iptu Khoirul Latif KBO Sat Binmas Polres Kediri mendoakan almarhum BJ Habibie.

Pihaknya juga ikut berduka dengan wafatnya Presiden ke-3 Indonesia tersebut. Seluruh anggota Polres Kediri mendoakan agar amal dan ibadah almarhum di terima oleh Allah SWT.


Kapolres menambahkan, sosok BJ Habibie banyak hal yang bisa dijadikan panutan. Beliau bukan hanya sosok pemimpin yang karismatik, namun juga sosok suami yang romantis dan bertanggung jawab. Kisah cinta BJ Habibie dan sang istri pernah dijadikan sebuah film berjudul Ainun dan Habibie.

"Kami keluarga besar Polres Kediri turut berduka cita atas atas wafatnya BJ Habibie. Semoga almarhum BJ Habibie diterima di tempat terbaik di sisi Allah SWT dan husnul khotimah. Aamiin," kata Kapolres.

Presiden ketiga RI Bacharuddin Jusuf Habibie meninggal dunia di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta, Rabu (11/9), pada pukul 18.05 WIB. Habibie meninggal di usia 83 tahun.

Habibie sebelumnya dirawat di ruang Cerebro Intensive Care Unit (CICU) Paviliun Kartika RSPAD sejak 1 September 2019. Ketua Tim Dokter Kepresidenan (TDK) Prof. dr. Azis Rani melalui keterangan resmi pada Senin (9/9) menyebutkan bahwa Habibie ditangani tim dokter spesialis dengan berbagai bidang keahlian seperti jantung, penyakit dalam, hingga ginjal.

Sejumlah tokoh bangsa dan pemimpin negara juga ikut menjenguk Habibie di rumah sakit. Presiden Joko Widodo juga berkunjung ditemani Menteri Sekretaris Negara Pratikno. Pun termasuk beberapa pejabat lainnya. Mereka semua mendokan kesembuhan Habibie.

Namun, Habibie meninggal dunia. Ia meninggalkan dua orang anak, yaitu Ilham Akbar dan Thareq Kemal. Sementara istrinya, Hasri Ainun Besari telah meninggal dunia pada 2010 di Jerman. (ant/ang/dwi)
Editor: Dwi Yuli Handayani



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.