KELANA KOTA

Fuad Amin Imron Punya Riwayat Penyakit Jantung

Laporan Anggi Widya Permani | Senin, 16 September 2019 | 18:56 WIB
Fuad Amin Imron. Foto: Dok. suarasurabaya.net
suarasurabaya.net - Fuad Amin Imron mantan Bupati Bangkalan meninggal dunia pada Senin (16/9/2019), sekitar pukul 16.12 WIB. Berdasarkan rilis Kanwil Kemenkumham Jatim yang diterima suarasurabaya.net, Fuad Amin merupakan warga binaan Lapas Kelas I Surabaya.

Fuad Amin menjadi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas Surabaya di Porong sejak 30 November 2018 lalu. Dia masuk ke Lapas Porong dengan pidana 13 tahun. Menurut hitungan, Fuad Amin baru bisa bebas pada 09/01/2028.

Selama 10 bulan lapas, Fuad Amin berobat rawat inap ke rumah sakit sebanyak tujuh kali. Dengan rincian, lima kali di RSUD Sidoarjo dan dua kali di RSUD Soetomo Surabaya.

Pada rujukan terakhir ke RSUD Sidoarjo, (7/9/2019), Fuad Amin menjalani rawat inap di Ruang Anggrek GDH lantai 3. Dengan diagnosa penyakit jantung, paru-paru dan Urologi.


"Karena pertimbangan medis, pada tanggal 14 September 2019, beliau dirujuk oleh RSUD Sidoarjo ke RSUD dr Soetomo," kata Pargiyono Kadiv Permasyarakatan Kanwil Kemenkumham Jatim.

Fuad Amin menjalani perawatan di RSUD Dr Soetomo selama tiga hari. Siang tadi sekitar pukul 14.00 WIB, Kalapas mendapatkan kabar dari petugas lapas yang berjaga di sana, bahwa kondisi Fuad Amin kritis.

"Menurut keterangan petugas kami di RS, pukul 15.08 WIB, WBP tersebut mendadak henti jantung (cardiac arrest)," terangnya.

Kemudian, tim dokter melakukan tindakan kompresi jantung untuk menstabilkan kondisi. Pukul 16.00 WIB, tindakan berhasil dan jantung kembali normal. Namun, lima menit berselang terjadi henti jantung lagi dan dilakukan tindakan kompresi jantung.

"Pukul 16.12 WIB, Fuad Amin dinyatakan meninggal oleh dokter," urainya.

Pargiyono menegaskan, bahwa pihak Lapas telah melakukan tindakan sesuai dengan prosedur yang ada. Dia pun menyampaikan bela sungkawa kepada keluarga yang ditinggalkan.

"Kami akan melakukan pengawalan hingga jenazah diserahterimakan kepada pihak keluarga," terangnya.

Hingga berita ini dibuat, pihak Lapas sedang melakukan proses administrasi dan serah terima jenazah kepada keluarga. (ang/iss/ipg)
Editor: Iping Supingah



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.