KELANA KOTA

Pesawat Hilang Kontak di Papua Belum Ditemukan

Laporan Dwi Yuli Handayani | Kamis, 19 September 2019 | 09:31 WIB
Tim SAR gabungan berangkat dari Bandara Timika menggunakan pesawat Twin Otter PK-CDJ mencari pesawat Twin Otter PK-CDC yang hilang kontak sejak Rabu (18/9/2019). Foto: Antara
suarasurabaya.net - Pesawat Twin Otter dengan nomor registrasi PK-CDC milik PT Carpendiem yang hilang kontak dalam penerbangan Timika menuju Ilaga pada Rabu (18/9/2019) hingga Kamis ini belum juga ditemukan.

Monce Brury Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Timika kepada Antara di Timika, Kamis (19/9/2019) mengatakan upaya pencarian pesawat nahas tersebut masih terus dilakukan dengan melibatkan puluhan personel SAR gabungan dan didukung dua armada pesawat.

Tim SAR gabungan berjumlah 13 orang terdiri atas Basarnas Timika, TNI AU dan Brimob mulai bergerak dari Bandara Timika pada pukul 06.12 WIT menggunakan pesawat Twin Otter PK-CDJ milik PT Carpendiem.

"Setelah melakukan pencarian sekitar satu jam di titik koordinat yang kita duga namun ternyata nihil maka tim kembali ke Timika. Kondisi cuaca di lokasi bagus, cerah. Memang ada sedikit berawan di tempat-tempat tertentu tapi pada umumnya cerah," jelas Monce, seperti dilansir Antara.


Selanjutnya pada pukul 08.00 WIT tim kedua berangkat dengan pesawat yang sama dari Bandara Timika melakukan pencarian melebar ke arah Distrik Jila, Kabupaten Mimika.

Pencarian ke arah Jila lantaran ada informasi bahwa ada kru pesawat Twin Otter PK-CDC yang hilang kontak berobat di Puskesmas Jila.

"Kami belum bisa memastikan info itu betul atau tidak. Kami masih menunggu info resmi dari tim yang sedang dalam perjalanan ke Jila," kata Monce.

Selanjutnya pada pukul 09.00 WIT satu tim lagi dari personel Brimob Mabes Polri menggunakan helicopter Caracal TNI AU berangkat dari Bandara Timika untuk melakukan pencarian pesawaat Twin Otter PK-CDC yang hilang kontak. (ant/dwi/rst)
Editor: Restu Indah



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.