KELANA KOTA

Pemprov Jatim: 97,3 Persen Masyarakat Teraliri Listrik Sampai Akhir September

Laporan Denza Perdana | Kamis, 19 September 2019 | 15:42 WIB
Setiajit Kepala Dinas ESDM Jatim menjelaskan capaian rasio elektrifikasi Jatim pada 2019, Kamis (19/9/2019). Foto: Denza suarasurabaya.net
suarasurabaya.net - Pemprov Jatim mengklaim, sampai akhir September sudah 97,3 persen masyarakat terailiri listrik. Targetnya tetap sesuai Perda Rencana Umum Energi Daerah (RUED), rasio elektrifikasi sudah 100 persen pada 2021.

Setiajit Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jatim mengatakan, sudah ada 107.518 KK di Pulau Madura dan sekitar 10 ribu KK di 17 kabupaten lain di Jatim yang sudah teraliri listrik pada 2019.

Pemprov Jatim bersama PT Surya Energi Indotama, menurutnya juga sudah menyelesaikan Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) di lima pulau Kabupaten Sumenep. Baik Pulau Raas, Sapudi, Gili Iyang, Kangean, dan Pegerungan.

Setidaknya, akan ada sekitar 7.500 KK yang akan teraliri listrik bila PLTD di lima pulau itu diresmikan. Rencananya, Khofifah Gubernur Jatim segera meresmikan PLTD itu sebagai bagian pemenuhan elektrifikasi di Jatim.


"Pulau-pulau kecil di Madura itu, kan, banyak. Nah, Pemprov menyiapkan 1.367 unit Listrik Tenaga Solar Hemat Energi (LTSHE) yang tersebar di 18 desa," ujar Setiajit Kamis (19/9/2019).

Pemprov Jatim, kata dia, akan berupaya menuntaskan target 100 persen rasio elektrifikasi Jatim pada 2021 bersama BUMN, BUMD, dan perusahaan swasta yang ada di Jawa Timur.

"Ada 13 perusahaan swasta yang mengeksploitasi minyak dan gas di Jatim. Mereka punya bagian masing-masing. Jadi, 2019 ini kami ingin habisi dulu masyarakat Madura yang belum teraliri listrik," katanya.

Termasuk Pemerintah Daerah. Setiajit bilang, Pemkab Sampang juga sudah mengalokasikan sebagian dari APBD-nya untuk membantu sekitar 1.500 KK warganya yang belum teraliri listrik.

"Kami juga sedang menuntaskan sisa 2018 lalu, masih ada 56 ribu warga miskin yang belum tersentuh listrik. Itu pakai APBD. Kami kejar 2021 100 persen. Cuma, 2020 nanti saya sudah mundur," ujarnya.

Setiajit sudah membulatkan tekad maju sebagai Bakal Calon Bupati Tuban pada Pilkada Serentak 2020 mendatang. Hari ini, dia ikut uji kelayakan dan kepatutan di Kantor PDI Perjuangan Jawa Timur. Dia juga akan menjajaki peluang di partai lain.

"Mudah-mudahan pengganti saya nanti jauh lebih gila lagi. Tapi kami sudah usulkan, nanti pada 2020, paling tidak ada tambahan 25 ribu rumah lagi di Jawa Timur yang mendapat sambungan dan instalasi listrik," katanya.(den/ipg)
Editor: Iping Supingah



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.