KELANA KOTA

Srikandi Milenial Gelar Aksi Tanda Tangan Mendukung Percepatan Pelantikan Pimpinan KPK Baru

Laporan Farid Kusuma | Minggu, 22 September 2019 | 11:07 WIB
Sekelompok massa yang menamakan diri Srikandi Milenial dan Masyarakat Penegak Demokrasi, hari ini, Minggu (22/9/2019), menggelar aksi simpati di area Car Free Day, Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta. Foto: Istimewa
suarasurabaya.net - Sekelompok massa yang menamakan diri Srikandi Milenial dan Masyarakat Penegak Demokrasi, hari ini, Minggu (22/9/2019), menggelar aksi simpati di area Car Free Day, Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta.

Dalam aksinya, mereka membentangkan kain kemudian membubuhkan tanda tangan dukungan supaya Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) periode 2019-2023 segera dilantik.

Mereka menilai, sikap tiga Pimpinan KPK yaitu Agus Rahardjo, Saut Situmorang, dan Laode Muhammad Syarief mengembalikan mandat kepada Joko Widodo Presiden, merupakan pengunduran diri.

"Karena mereka mengundurkan diri, maka perlu segera dilakukan pelantikan Pimpinan KPK yang baru untuk mengganti oknum-oknum yang telah menghambat kinerja KPK," ucap Zulfikar Fauzi koordinator aksi dalam orasinya.


Menurut massa aksi, kekosongan Pimpinan KPK dapat berakibat tidak maksimalnya upaya pemberantasan korupsi yang menjadi musuh bersama seluruh masyarakat Indonesia.

"Karena praktis saat ini KPK hanya mempunyai dua orang pimpinan yang tersisa yaitu Alexander Marwata dan Basaria Panjaitan, maka kami meminta Presiden Jokowi segera melantik Pimpinan KPK yang baru," katanya.

Sekadar informasi, Komisi III DPR RI memilih Inspektur Jenderal Polisi Firli Bahuri sebagai Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masa jabatan 2019-2023, dalam rapat pleno yang berlangsung hari Kamis (12/9/2019) sampai Jumat (13/9/2019) dini hari, di Komplek Parlemen Senayan, Jakarta.

Melalui mekanisme voting yang diikuti 56 Anggota Komisi Hukum DPR, Firli Bahuri mendapat suara paling banyak (56 suara), kemudian Alexander Marwata (53 suara), Nurul Ghufron (51 suara), Nawawi Pomolango (50 suara), dan Lili Pintauli Siregar (44 suara).(rid/iss)


Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.