KELANA KOTA

Peringatan HUT ke-74 Pemprov Jatim Digelar di Berbagai Daerah, Bertaburan Bintang

Laporan Agustina Suminar | Rabu, 09 Oktober 2019 | 12:13 WIB
Energi Jazz dari Syaharani & QueenFireworks selalu ditunggu-tunggu penikmat musik di Jazz Traffic Festival. Syaharani akan tampil memeriahkan perayaan HUT ke-74 Pemprov Jatim. Foto: Dok. Panitia JTF 2019
suarasurabaya.net - Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-74 Provinsi Jawa Timur tidak hanya diselenggarakan di Surabaya, namun juga di banyak kota/kabupaten di Jawa Timur. Di antaranya di Tuban, Bojonegoro, Malang, Pasuruan dan beberapa daerah lainnya.

Untuk penyelenggaraan di Pasuruan akan digelar pada 16-17 November mendatang di Taman Candra Wilwatikta, Pandaan. Sejumlah artis ibukota akan hadir.

Tidak hanya band-band ternama, namun acara yang berlangsung selama dua hari tersebut juga akan mendatangkan pemain Ludruk legendaris di Jawa Timur, yaitu Kartolo dan Kirun.

"Mengkolaborasikan semua jenis musik dalam Wilwatikta Spekta Konser. Ada pemain ludruk Kartolo dan Kirun yang akan jadi bintang tamu. Ada juga Dewa Budjana, Jamrud, Idang Rasjidi, Syaharani, hingga Soimah. Itu semua kolaborasi seni," kata Heru Tjahjono Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur dalam program "Jawa Timur Menyapa"di Radio Suara Surabaya, Rabu (9/10/2019).


Peringatan HUT Jatim di berbagai kota ini, lanjut Heru, sebagai bentuk keinginan Khofifah Indar Parawansa Gubernur Jatim, agar kemeriahan pesta rakyat dapat dinikmati seluruh masyarakat. Sehingga tidak hanya berpusat di Kota Surabaya saja.

"Semua (acara peringatan HUT) sudah tersebar dan arahan dari bunda Khofifah agar memberikan pelayanan untuk berpesta bersama seluruh masyarakat Jatim," ujarnya.

Sedangkan di Surabaya sendiri, pesta rakyat di depan Gedung Grahadi akan digelar pada Minggu (13/10/2019) malam. Dalam kegiatan ini masyarakat bisa menikmati hiburan musik dari berbagai genre.

"Pesta rakyat akan dihibur penampilan musik dari Tompi dari (musik) jazz, pop-nya Katon, rock-nya ada Godbless. Kita pilih kualitas-kualitas musik yang memang harus ditampilkan," tambahnya.

Selain hiburan musik, masyarakat juga bisa menikmati makanan yang disajikan oleh banyak stan di acara tersebut. Menariknya, banyak dari makanan yang disediakan tidak menggunakan bahan plastik. Sehingga acara ini sekaligus menjadi ajang mengajak masyarakat untuk peduli lingkungan dengan meminimalisir penggunaan plastik.

"Ada makanan-makanan yang non plastik, seperti dikemas dengan daun, atau besek bambu," kata Heru.(tin/ipg)
Editor: Iping Supingah



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
X
BACA LAINNYA