KELANA KOTA

Digelar Lebih Meriah, HUT ke-74 Pemprov Jatim Siap Sajikan Beragam Kejutan

Laporan Agustina Suminar | Rabu, 09 Oktober 2019 | 10:44 WIB
Ilustrasi. Persiapan upacara peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-73 di Gedung Negara Grahadi, Jumat (17/8/2018) pagi. Foto: Denza suarasurabaya.net
suarasurabaya.net - Pada Sabtu, 12 Oktober mendatang, Provinsi Jawa Timur akan merayakan ulang tahunnya ke-74. Perayaan HUT Pemprov Jatim berbeda dibanding sebelumnya. Kali ini disiapkan beragam hiburan dan kejutan bagi warga Jawa Timur.

Heru Tjahjono Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur mengatakan, upacara peringatan bertema "Nawa Bhakti Satya untuk Jawa Timur Maju Sejahtera" ini akan dibuat lebih meriah agar dapat dinikmati oleh masyarakat.

"Sekarang sudah kita susun persiapan-persiapannya, karena ini agak berbeda dengan tahun kemarin. Ornamennya lebih banyak, sengaja untuk menghibur. Jadi agar upacara tidak hanya sekadar upacara, tapi juga bisa ditonton," kata Heru dalam program "Jawa Timur Menyapa" di Radio Suara Surabaya, Rabu (9/10/2019).

Salah satunya adanya acara penghargaan yang diberikan kepada Forpimda. Lencana tersebut akan diserahkan atas prestasi dan berkontribusi anggota Forpimda bagi masyarakat Jatim yang berprestasi dan memiliki terobosan inovasi.


Meski begitu, saat ini penghargaan tersebut masih dalam tahap penilaian dan akan diumumkan pada upacara peringatan HUT ke-74 Provinsi Jawa Timur di Gedung Grahadi, Sabtu mendatang.

Dalam upacara tersebut juga akan diundi untuk pemenang hadiah umroh bagi wajib pajak. Apalagi sebelumnya, Pemprov Jatim meluncurkan program bebas pajak untuk bea balik nama kendaraan bermotor (BBNKB) dan bebas sanksi administrasi bagi pembayaran pajak kendaraan bermotor (PKB) yang terlambat.

Khofifah Indar Parawansa Gubernur Jawa Timur mengatakan, kebijakan tersebut merupakan "kado" kepada masyarakat dalam HUT Jatim tahun ini.

Kemeriahan tersebut akan dibuka dengan pertunjukan aksi oleh atlet paralayang yang nantinya akan membawa bendera HUT ke-74. Selain itu, juga akan ada penampilan dari 600 anggota paduan suara yang terdiri dari 38 kabupaten/kota se-Jawa Timur.

Bahkan Pemprov juga berlokaborasi untuk menampilkan armada-armada alutsista, di mana masyarakat dapat bebas menikmati alutsista perang milik TNI.

"Ada armada alutsista, baik TNI dan Polri, tentu masyarakat bebas menonton hiburan-hiburan tersebut," ujarnya.

Setelah upacara selesai, acara berlanjut dengan persiapan pesta rakyat yang akan digelar esoknya, Minggu (13/10/2019) malam.

Dalam pesta tersebut, masyarakat akan dipukau dengan video mapping dengan background Gedung Grahadi. Lebih menariknya lagi, video mapping tersebut merupakan hasil kreativitas pelajar Surabaya yang berhasil menyabet juara 3 di Romania.

Moh. Rudy Ermawan Kepala Dinas PU Cipta Karya mengatakan, video mapping tersebut merupakan hasil kreativitas mahasiswa Surabaya yang berhasil meraih juara 3 kontes video mapping di Rumania.

Diperkirakan, ribuan warga akan memedati Jalan Gubernur Suryo pada Minggu (13/10/2019). Untuk itu, pihak panita menyediakan 5 video tron di berbagai sudut agar pengunjung dapat menikmati musik yang dotampilkan di panggung.

Pengunjung juga dapat berjalan-jalan di sekitar Jalan Gubernur Suryo karena akan disediakan banyak stan makanan dengan kemasan tradisional. Ini dikarenakan Pemprov ingin mengusung no plactic use untuk sekaligus mengajak masyarakat untuk peduli lingkungan dengan tidak menggunakan kantong plastik.(tin/ipg)
Editor: Iping Supingah



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.