KELANA KOTA

Risma Lantik Pejabat Baru mulai Kabag Humas sampai Dinas Pemadam Kebakaran

Laporan Zumrotul Abidin | Rabu, 09 Oktober 2019 | 13:49 WIB
Pelantikan 82 pejabat di lingkungan Pemkot Surabaya di lantai dua Balai Kota Surabaya, Rabu (9/10/2019). Foto: Abidin suarasurabaya.net
suarasurabaya.net - Sebanyak 82 pejabat di lingkungan Pemkot Surabaya dimutasi. Jabatan strategis yang diisi orang baru adalah Kepala Dinas Pemadam Kebakaran, Diskominfo, dan Kepala Bagian (Kabag) Humas.

Dedik Irianto yang sebelumnya menjabat Kabag Pemerintahan sekarang mengisi Kepala Dinas Pemadam Kebakaran. Lalu, Muhammad Fikser sebelumnya Kepala Bagian Humas diangkat menjadi Kepala Diskominfo. Kepala Bagian Humas sendiri dijabat Febri Adhitya mantan ajudan Wali Kota dan pernah menjabat Kabid Sumber Daya Manusia di Satpol PP Kota Surabaya.

Tri Rismaharini Wali Kota Surabaya mengatakan, sosok Febri Adhitya merupakan pejabat yang loyal di masa-masa sulit Risma di awal-awal kepemimpinan periode pertama tahun 2010. Saat itu Febri menjabat sebagai ajudan Risma.

"Aku awal jadi Wali Kota dia (Febri, red) jadi ajudanku. Dia yang tahu penderitaanku, sampai awal-awal aku diturunkan (pemakzulan) dan sampai nyeberang sungai, itu dia," kata Risma kepada wartawan usai pelantikan di lantai dua Balai Kota Surabaya, Rabu (9/10/2019).


Risma mengatakan, Febri sangat mengerti kinerja Risma dan cukup cakap dalam dunia komunikasi.

"Humas itu muka saya. Dari sekian yang dipilih Febri karena dia pinter anaknya. Insya Allah dia bisa. Karena dulu pernah jadi ajudanku jadi bisa berkomunikasi," ujar Risma.

Risma juga memberi penilaian kepada Dedik Irianto hingga diangkat menjadi Kepala Dinas Pemadam Kebakaran. Menurut Risma, Dedik cukup berpengalaman dan memiliki etos kerja tinggi.

"Dulu waktu aku masih menjadi Kepala Dinas Pertamanan, dia (Dedik, red) biasa yang mengurusi truk. Dia juga mau bekerja keras. Tadi saya minta kamu harus belajar kepada Pak Irvan (Kepala Damkar) sebelumnya, karena PMK dipegang dia (Irvan) berjalan bagus," ujar Risma.

Risma juga menilai kinerja Fikser selama di Humas kurang lebih 7 tahun sangat bagus. Selain itu, Fikser dinilai telah lulus menjadi Plt Kepala Diskominfo, sehingga layak diangkat menjadi Kepala Diskominfo.

"Berat ujian Pak Fikser itu, tapi kemarinnya lulus. Pertama masalah di Diskominfo dan kedua masalah e-Surat itu bikin saya mules, karena lama sekali. Kalau satu surat bisa nunggu 8 menit, dalam sehari surat ke aku bisa sampai 50-an bisa sampai malam menyelesaikan. Tapi semua itu bisa diselesaikan Pak Fikser bisa selesaikan tidak sampai satu menit," ungkap Risma.

Risma juga berpesan kepada 82 penjabat yang baru dilantik agar menjaga integritas dalam bertugas melayani masyarakat kota Surabaya. Risma juga minta seluruh pejabat melayani masyarakat dengan hati.

"Pertama mereka harus menjaga integritas mereka. Yang kedua jangan sakiti warga saya. Karena bagaimana pun saya mencintai warga saya. Kalau nggak saya cintai kenapa tangan patah dan kedua tendon kaki saya putus, dokter bilang nggak pernah dalam sejarah dua-duanya putus saking overloadnya. Saya kepengen mereka melakukan hal yang sama. Karena kalau tidak mereka tidak selaras dengan saya," kata Risma. (bid/tin/ipg)
Editor: Iping Supingah



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.