KELANA KOTA

Lagi, Pelemparan Batu Terjadi di Kawasan Sidoarjo

Laporan Dwi Yuli Handayani | Rabu, 09 Oktober 2019 | 20:37 WIB
Batu yang dilempar ke arah mobil di kawasan Gilang Sidoarjo, Rabu (9/10/2019). Foto: Michael via redaksi
suarasurabaya.net - Kasus pelemparan batu kembali terjadi, beberapa pendengar Radio Suara Surabaya hari ini, Rabu (9/10/2019) melaporkan terjadinya pelemparan batu saat mobil mereka melintas di Raya Gilang-Krian.

Bahkan kaca mobilnya korban sampai pecah hingga masuk ke dalam mobil. Berikut empat kejadian pelemparan batu yang dilaporkan korban ke Radio Suara Suarabaya.

Pukul 07.51 WIB, Diana warga Taman Sidoarjo melaporkan, terjadi pelemparan batu ke arah mobilnya saat dia melintas di dekat Layang Trosobo depan Phokpan.

"Saat lewat di Layang Trosobo, dari arah sebaliknya ada sepeda motor ambil lajur kanan tiba-tiba lempar batu ke mobil hingga kacanya pecah. Pengendara motornya pakai jaket hitam, sepeda motor hitam. Hati-hati untuk pengendara yang lain," katanya.


Senada dengan Diana, Enggal Prayitno warga Waru pukul 12.28 WIB melaporkan peristiwa yang sama.

"Barusan lewat Raya Gilang-Krian. Mobil saya dilempar batu sekepalan tangan sampai masuk mobil. Batunya datang dari seberang jalan. Mobil saya Ertiga," katanya.

Kemudian pukul 12.35 WIB, Michael warga Surabaya juga melaporkan kalau mobilnya dilempar batu saat melintas di Raya Gilang.

"Tiba-tiba mobil saya pecah kayak ada yang lempar. Ini batunya juga masih di depan saya. Mobil saya Pajero. Ini saya lagi berhenti di lajur kiri. Lokasi tepatnya di masjid sebelum flyover Kapal Api," katanya.

Sementara pukul 13.51 WIB, Rudi Purwanto warga Surabaya melaporkan saat melintas di Raya Gilang arah Surabaya pada pukul 11.55 WIB mobilnya juga dilempar batu. "Mobil saya dilempar batu sama anak-anak dari arah berlawanan sampai batunya masuk ke dalam mobil saya," katanya.

Menanggapi beberapa laporan ini, pukul 13.19 WIB, Aiptu Amin Satlantas BM Polresta Sidoarjo menindaklajuti dengan melakukan penelusuran.

"Saya telusuri sampai Layang Trosobo dengan Pak Gede Kanit Lantas Polsek Taman. Sekarang putar balik lagi ke arah Surabaya masih nyisir lagi. Sementara masih belum menemukan yang dilaporkan tadi tentang pelemparan batu. Untuk pecahan kaca yang terpantau di Gilang itu tidak terpantau, cuma ada gulungan kabel yang terlihat. Peristiwa pernah terjadi di sekitaran Gilang. Tadi sempat tanya ke Supeltas, katanya tidak terpantau kejadian tersebut," ujarnya.

Kasus pelemparan batu sebelumnya memang pernah terjadi di wilayah Sidoarjo pada tahun 2016 lalu. Berdasarkan data yang dihimpun suarasurabaya.net. pada Minggu (31/1/2016) malam hingga Senin (1/2/2016) dinihari, kasus pelemparan batu terjadi di beberapa titik yakni di Jalan Raya Taman, Kedungturi, dan Letjen Sutoyo atau Medaeng.

Untuk di sepanjang Jalan Raya Taman, kejadian pelemparan batu itu terjadi pada sekitar pertengahan dan akhir tahun 2015 .Dari beberapa kasus pelemparan batu yang terjadi pada tahun 2016, salah satu pelaku akhirnya berhasil diamankan.

Tercatat pada 1 Juli 2017, pelaku pelemparan batu terhadap pengendara di Jalan Raya Mastrip Kebraon hingga Karangpilang, Surabaya, akhirnya berhasil ditangkap anggota Satreskrim Polsek Karangpilang.

Pelakunya tidak lain pernah melakukan pelemparan batu di wilayah Jalan Trosobo, Kletek Kecamatan Taman, Kabupaten Sidoarjo. Dia adalah Gaguk Hadi Prasetyo (32), warga Kedungturi, Kecamatan Taman, Kabupaten Sidoarjo. Dari keterangan keluarga, pelaku mempunyai kelainan jiwa. (dwi/rst)
Editor: Restu Indah



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.