KELANA KOTA

Ketua MPR: Penusukan Wiranto Jadi Peringatan Awal Buat Kepolisian

Laporan Muchlis Fadjarudin | Kamis, 10 Oktober 2019 | 18:48 WIB
Bambang Soesatyo Ketua MPR RI. Foto: Dok. suarasurabaya.net
suarasurabaya.net - Bambang Soesatyo Ketua MPR RI mengecam penusukan terhadap Wiranto Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan, saat menghadiri acara di Pandeglang, Banten, Kamis (10/10/2019).

Atas alasan apapun, kata Bamsoet, tindakan anarkis dan membahayakan nyawa manusia tersebut tidak dibenarkan hukum. Siapapun pelakunya harus diproses secara hukum agar kejadian serupa tidak menimpa siapapun di kemudian hari.

"Kecaman ini bukan karena penusukan ditujukan kepada Pak Wiranto yang kebetulan seorang pejabat publik. Tindakan membahayakan nyawa orang lain, apalagi ini bisa masuk kategori percobaan pembunuhan. Kejadian ini sekaligus menjadi early warning bagi kepolisian yang bertanggungjawab dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat," ujar Bamsoet di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (10/10/2019).

Dia berharap masyarakat tidak terprovokasi atas kejadian tersebut. Dirinya percaya, kepolisian bisa segera menyelesaikan masalah ini sesuai ketentuan yang berlaku.


"Walaupun kejadian tersebut berdekatan dengan waktu pelantikan Presiden - Wakil Presiden 2019-2024, namun tidak perlu didramatisir secara berlebihan. Kepolisian harus segera mengusut tuntas motif pelaku, agar di masyarakat tidak berkembang berbagai teori konspirasi yang kadangkala justru menimbulkan berbagai prasangka, kekhawatiran dan ketakutan," jelas Bamsoet.

Bamsoet memastikan, kondisi Indonesia secara umum masih sangat baik, aman, damai dan terkendali. Masyarakat, pelaku usaha, maupun investor tak perlu khawatir.

"Selain ada Polri, kita juga punya TNI yang selalu siap sedia menjaga kedamaian Indonesia. Sinergi Polri dan TNI yang sudah berjalan dengan baik harus terus ditingkatkan. Masyarakat juga tetap waspada terhadap berbagai upaya yang berusaha memecahbelah NKRI," pungkas Bamsoet. (faz/iss)



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
X
BACA LAINNYA