KELANA KOTA

Jelang Pelantikan Presiden, Rektor Unair Minta Semua Pihak Jaga Kelancaran

Laporan Agung Hari Baskoro | Kamis, 17 Oktober 2019 | 14:51 WIB
Prof. Mohammad Nasih Rektor Unair (tengah) bersama Suko Widodo pengamat komunikasi politik dalam acara sharing session di Harris Hotel Surabaya, Kamis (17/10/2019). Foto: Baskoro suarasurabaya.net
suarasurabaya.net - Jelang pelantikan presiden dan wakil presiden periode 2019-2024 pada 20 Oktober mendatang, Prof. Mohammad Nasih Rektor Unair meminta semua pihak untuk menjaga kelancaran acara.

Ia berpendapat, pelantikan presiden adalah salah satu event kenegaraan yang menjadi salah satu indikator kemajuan sebuah negara.

"Kita bersama-sama menunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia negara maju, Indonesia negara beradab. Kita ini negara yang saling menghormati. Sehingga peringkat kita di dunia tidak terdegradasi hanya karena gangguan kecil. Harapan kita itulah," ujar Prof. Nasih pada Kamis (17/10/2019).

"Oleh karena itu, tentu kami mengajak semua pihak termasuk pada kawan-kawan mahasiswa, kawan buruh, anggota dewan dan seluruh masyarakat untuk bisa menunjukkan bahwa kedewasaan kita berpolitik, kedewasaan berbeda pendapat, di Indonesia itu satu hal di Indonesia yang berlangsung dengan baik," lanjutnya.


Ia menegaskan, apabila terjadi kekacauan dalam proses pelaksanaan pelantikan presiden, maka dunia bisa memberikan penilaian jelek pada Indonesia. Dampaknya, menurut Nasih bukan hanya pada pemerintah, tapi juga seluruh rakyat Indonesia.

"Dampaknya juga kepada seluruh masyarakat, seluruh rakyat. Termasuk seluruh mahasiswa. 'Oalah Indonesia itu hanya begitu saja. Oh ternyata Indonesia itu masih terbelakang kalau sampai ada apa-apa dalam mekanisme atau acara kenegaraan seperti itu', itu yang tidak kita harapkan," kata Prof. Nasih.

Meski begitu, sebagai rektor, ia tidak melarang mahasiswa untuk melakukan unjuk rasa. Namun, ia yakin, jika kondisi Surabaya akan tetap kondusif jelang dan selama pelantikan.

"Oh enggak (tidak ada larangan, red). Apalagi ini hari minggu (pelaksanaan pelantikannya, red). Gak. Tapi InsyaAllah Surabaya aman, gak ada apa-apa," pungkasnya. (bas/tin)
Editor: Restu Indah



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.