KELANA KOTA

Dua PMK Alami Kecelakaan Beruntun, Gara-gara Anak Sekolah Menyeberang

Laporan Agustina Suminar | Kamis, 17 Oktober 2019 | 15:57 WIB
Dua truk tangki berisi air milik PMK Surabaya mengalami kecelakaan di depan SMPN 52 Surabaya, di Jalan Medokan Semampir, Kecamatan Sukolilo, Surabaya, Kamis (17/10/2019). Foto: Okie Mardian Prawira via E100
suarasurabaya.net - Dua truk tangki air PMK Surabaya mengalami kecelakaan saat akan memadamkan api di Pasar Pahing, Rungkut, Surabaya, yang terbakar Kamis siang (17/10/2019). Akibat kecelakaan ini, sebagian air di dalam tangki tumpah sehingga membuat jalan menjadi licin, bahkan satu sopir mengalami luka ringan karena sempat terjepit.

Dedik Irianto Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Surabaya memaparkan, kejadian berawal saat truk tangki air dengan kepasitas 5.000 liter dan 3.000 liter, berjalan beriringan menuju lokasi kebakaran.

Namun setibanya di depan SMPN 52 Surabaya, Jalan Medokan Semampir, tiba-tiba gerombolan anak SMP menyebrang jalan karena membunyikan tombol penyeberangan jalan. Sopir PMK pun akhirnya kaget, dan melakukan pengereman mendadak. Karena tidak antisipasi, tabrak belakang kedua unit PMK tidak bisa dihindarkan.

"Adik-adik mencet PCTL (tombol penyebrangan) dan mau ancang-ancang menyebrang, akhirnya tangki yang 5.000 liter ngerem ndadak. Sebagian air di truk tumpah dan membasahi jalan, dan terjadi 'totolan' itu," papar Dedik kepada Radio Suara Surabaya, Kamis siang.


Ia menyadari, ternyata masih banyak pelajar yang belum memahami jika ada sirine PMK, maka unit PMK harus didahulukan dulu dalam menggunakan jalan. Untuk itu, lanjut Dedi, pentingnya edukasi dan sosialisasi tentang lalu lintas ke depannya.

"Adik-adik itu semestinya pas dengar sirine PMK tidak nyebrang dulu, itu adik-adik pas bubaran sekolah. Selanjutnya perlu kita edukasi, kita adakan simulasi di sekolah kalau dengar bunyi sirine, maka mobil PMK harus diutamakan jalan dulu," katanya.

Beruntungnya, tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan ini. Sedangkan sopir truk PMK mengalami memar dan dibawa ke Rumah Sakit Universitas Airlangga untuk dilakukan pemeriksaan.

"Secara fisik dilihat tidak terlalu serius. Cuma kami akan antisipasi ke RS Kampus C Unair untuk dilakukan foto (rontgen, red). Mungkin ada tulang yang kena atau gimana," ujarnya.


Kebakaran lahan yang berisi tumpukan sampah di Pasar Pahing, Surabaya. Foto: Muhammad Fahmi Ardiansyah Putra via E100

Sementara Pasar Pahing yang disebut terbakar, ternyata hanya berisi tumpukan sampah dengan luas 500 meter persegi dan tidak merembet ke kios. Hingga saat ini, api sudah berhasil dipadamkan sepenuhnya.(tin/rst)
Editor: Restu Indah



Komentar Anda
Komentar 1
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.