KELANA KOTA

Kapasitor Gedung Bedah RSUD Soetomo Surabaya Terbakar, Pasien Berhasil Dievakuasi

Laporan Agung Hari Baskoro | Kamis, 17 Oktober 2019 | 20:53 WIB
Petugas PMK berupaya memadamkan api di dalam Gedung Bedah Pusat Terpadu (GBPT) RSUD dr Soetomo, Jalan Mayjen Prof. Dr. Moestopo Surabaya terbakar Kamis (17/10/2019) malam. Foto: Istimewa
suarasurabaya.net - Kapasitor yang berada di dalam Gedung Bedah Pusat Terpadu (GBPT) RSUD dr Soetomo, Jalan Mayjen Prof. Dr. Moestopo Surabaya terbakar Kamis (17/10/2019) malam.

Dr. Joni Wahyuhadi Direktur RSUD Dr. Soetomo Surabaya mengatakan, kapasitor tersebut meledak sekitar pukul 16.45 WIB. Asap sempat masuk ke gedung pusat terpadu. Ia menegaskan, seluruh pasien yang terdampak sudah dievakuasi dan tidak ada korban dalam insiden ini.

"Alat-alat kesehatan sudah diselamatkan. Juga dokumen-dokumen rumah sakit. Sampai saat ini masih ada petugas standby. Bukan Genset dan tabung samator yang terbakar. Tapi Kapasitor bank yang terbakar," Ujar Dr. Joni pada Radio Suara Surabaya, Kamis (17/10/2019).

"Di Icu, pasien yang menggunakan ventilator ada 7 orang. Langsung dipindahkan ke Gedung jantung. Sudah kita masukkan ke mesinnya lagi. Tidak ada masalah. Kita sudah terbiasa latihan dengan penanganan kebakaran," lanjutnya.


Ia juga memastikan, tidak ada layanan yang terhambat. Besok (18/10/2019), layanan sementara akan diarahkan ke Graha Amerta. Ia menjelaskan butuh waktu sekitar 1-2 hari untuk melakukan evaluasi dan penggantian. Sekitar 1 minggu kemudian, ia memprediksi kapasitor bisa digunakan kembali.

Sementara itu. berdasarkan data Dinas Pemadam Kebakaran, api bisa cepat dipadamkan setelah 15 mobil PMK termasuk Bronto Skylift diterjunkan untuk memadamkan kebakaran. Gatot Priambodo Kasi Pengendalian Bidang Operasional Dinas Pemadam Kebakaran Surabaya mengatakan, saat ini api sudah bisa diatasi petugas.

"Kami tiba di lokasi sudah terbakar. Tapi, alhamdulillah api sudah bisa diatasi petugas," katanya.

Mengenai penyebab kebakaran genset, Gatot mengaku belum mengetahuinya secara pasti, karena petugas PMK saat ini masih fokus evakuasi.

"Kita lokalisir dulu, termasuk asap, atap gedung dijebol agar asap bisa keluar dan supaya tidak terjadi akumulasi panas," katanya.

Saat ini petugas pemadam kebakaran dibantu personel Linmas dan Satpol Pamong Praja Surabaya masih melakukan evakuasi di lokasi kejadian. (bas/tin)
Editor: Restu Indah



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.