KELANA KOTA

Polisi Selidiki Video Viral Penganiayaan Kucing di Tulungagung

Laporan Ika Suryani Syarief | Jumat, 18 Oktober 2019 | 11:19 WIB
Kombes Pol Frans Barung Mangera Kabid Humas Polda Jatim. Foto: Dok. suarasurabaya.net
suarasurabaya.net - Polisi tengah menyelidiki kasus video penganiayaan hewan yang viral di media sosial. Dilansir dari CNN, Kombes Pol Frans Barung Mangera Kabid Humas Polda Jatim mengatakan, empat orang sudah dimintai keterangan.

"Sudah empat orang yang kita mintai keterangan, untuk penyelidikan lebih lanjut," kata Barung, saat dikonfirmasi, Kamis (17/10) malam.

Dari penyelidikan kepolisian, aksi penganiayaan kucing itu dilakukan sekelompok pemuda, di Desa Dukuh, Kecamatan Gondang, Kabupaten Tulungagung, pada Rabu (16/10/2019) malam.

Barung mengatakan, dari keterangan, aksi itu bermula saat Ahmad Azam berkunjung ke rumah salah satu rekannya yang terletak di Dukuh, Gondang, Tulungagung.


"Saat di rumahnya temannya, mereka melihat salah satu temannya bermain sama kucing kesayangannya namun di saat bermain, kucing itu tiba-tiba muntah muntah, setelah memakan bangkai tikus," ujar Barung.

Selanjutnya, ujar Barung, Azam dan kawannya pun mencari air kelapa muda dengan maksud untuk menetralkan racun yang mungkin ada di kucing. Akan tetapi, kucing tersebut diberi air kelapa muda dan malah kejang-kejang sebelum akhirnya tewas.

"Kemudian kucing kejang terus mati akhirnya kucing di kubur, dari awal mereka katakan kucing kemungkinan makan bangkai tikus yang makan racun tikus, akhirnya kucing mati dan dibuktikan tikus banyak yang mati di sebelah kucing," kata dia.

Namun, ternyata kejadian itu direkam dan dipublikasikan oleh Azam, dengan disertai keterangan yang diklaim oleh para pelaku, tidak sesuai dengan faktanya. Mereka bahkan mengaku hanya iseng.

"Perlu di ketahui bahwa apa yang di tulis Ahmad Azam bahwa kucing dibuat percobaan ciu, dalam akun @azzam_cancel, tidak sesuai yang terjadi, dan dilakukan hanya untuk iseng," katanya.

Saat ini, kepolisian masih mendalami kebenaran keterangan tersebut. Barung mengatakan melalui Kepolisian Sektor Gondang, Tulungagung, bangkai kucing tersebut pun telah dievakuasi untuk penyelidikan dan pembuktian lebih lanjut.

"Saat ini (kubur) bangkai kucing oleh pihak Polsek Gondang, sudah dibongkar bersama bangkai tikus untuk bahan penyelidikan dan pembuktian," kata dia.(cnn/iss)


Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.