KELANA KOTA

Sebagian Listrik di Daerah Terdampak Angin Kencang Mulai Menyala

Laporan Anggi Widya Permani | Senin, 21 Oktober 2019 | 17:18 WIB
Petugas PLN saat memperbaiki Gardu Trafo Tiang (GTT) yang ada di daerah Cangar, Batu. Foto: Istimewa
suarasurabaya.net - Proses recovery atau pemulihan jaringan listrik di daerah Cangar, Batu, mulai dilakukan secara bertahap. Sebelumnya, angin kencang pada Minggu (20/10/2019), menyebabkan jaringan listrik di daerah tersebut padam.

Mohammad Eryan Saputra Manager PLN UP3 Malang mengatakan, dari 11 Gardu Trafo Tiang (GTT) yang padam, 3 di antaranya kini sudah kembali menyala. Kemudian, 7 GTT juga masih proses perbaikan dan tidak lama lagi juga akan menyala.

"Kami akan infokan kembali kalau sudah menyala. Sementara untuk 1 trafo lainny masih menunggu perbaikan tim di lapangan," kata Eryan melalui rilis yang diterima suarasurabaya.net, Senin (21/10/2019).

Sebelumnya, PLN mencatat ada sekitar 1.015 pelanggan yang terdampak pemadaman listrik di daerah tersebut. Ribuan warga itu khususnya yang berada di Desa Cangar, Punten, Bulukerto, Tulungrejo, Gunung Sari, dan Sumber Brantas Kecamatan Bumiaji.


"Akibat angin kencang itu, jaringan Saluran Udara Tegangan Menengah (SUTM) sepanjang 250 milidetik (ms) mengalami kerusakan. Kemudian 1 tiang beton Tegangan Menengah roboh dan patah, dan 11 Gardu Trafo Tiang padam," kata Eryan.

Upaya pemulihan, sempat dihentikan. Karena adanya peringatan dini dari Kepolisian dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah terkait kondisi cuaca angin sangat kencang mengganggu pandangan dan pernapasan di Kawasan Desa Sumberbrantas.

Selain itu, akses untuk menuju ke tiang yang roboh juga masih ditutup oleh pihak BPBD. l Ini karena akses tersebut terhalang oleh cuaca extreme badai berdebu di wilayah UP3 Malang.

"Jaringan TR dan tiang beton Tegangan Rendah proses pendataan ulang karena akses ditutup oleh BPBD," kata dia. (ang/tin/ipg)
Editor: Iping Supingah



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.