KELANA KOTA

Perantau Asal Jatim di Wamena yang Pulang Kampung Sudah 1.500 Orang

Laporan Denza Perdana | Senin, 21 Oktober 2019 | 19:26 WIB
Para pengungsi yang melarikan diri dari kerusuhan pada Senin (23/9/2019) pagi di Asrama Transito Disnakertrans Jatim, Minggu (29/9/2019). Foto: Dok./Denza suarasurabaya.net
suarasurabaya.net - Jonathan Judianto Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Jawa Timur mencatat, sudah 1.500 perantau asal Jatim di Wamena yang pulang kampung.

"Kira-kira 1.500 orang. Pokoknya sekitar itu. Saya tidak bawa data pastinya," kata Jonathan ditemui di DPRD Jatim, Senin (21/10/2019).

Dia mengatakan, jumlah itu termasuk perantau yang pulang dengan penerbangan komersial, Hercules, maupun melalui jalur laut dengan kapal yang tersedia.

Setelah kepulangan sekitar 1.500 perantau asal Jatim dari Wamena itu, Jonathan mengaku sampai sekarang belum ada laporan baru kepulangan perantau.


Menurutnya, di Wamena pun masih cukup banyak warga Jatim yang memilih tidak pulang kampung. Namun dia tidak memiliki data jumlah warga Jatim di sana.

"Kebijakan pemerintah sekarang, kan, yang di sana diharapkan tetap tinggal. Tidak perlu pulang. Saya tidak dapat informasi baru ada yang ingin pulang," ujarnya.

Sebelumnya, 435 orang perantau transit di Asrama Transito Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Jawa Timur pada Kamis (17/10/2019) lalu.

Kalau memang sudah tidak ada lagi gelombang baru perantau yang pulang ke kampung halaman dari Wamena, perantau di Transito kemarin adalah yang terakhir.

Kamis kemarin, para perantau yang transit di Asrama Transito berasal dari 23 Kabupaten/Kota di Jawa Timur. Baik dari Probolinggo, Lumajang, Sampang dan Trenggalek.(den/tin/ipg)
Editor: Iping Supingah



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.