KELANA KOTA

Jenazah Sopir Taksi Online Ditemukan di Tol Malang-Pandaan

Laporan Dwi Yuli Handayani | Rabu, 23 Oktober 2019 | 17:00 WIB
Sesosok jenazah pria diduga korban pembunuhan ditemukan di KM 72.200 Tol Malang-Pandaan, Rabu (23/10/2019) pukul 13.00 WIB. Foto: Didik via whatsapp SS
suarasurabaya.net - Sesosok jenazah pria diduga korban pembunuhan ditemukan di KM 72.200 Tol Malang-Pandaan, Rabu (23/10/2019) pukul 13.00 WIB.

AKP Dewa Yoga Kasat Reskrim Polres Pasuruan mengatakan, awalnya pihak tol melaporkan adanya penemuan jenazah di tol Malang-Pandaan pukul 13.00 WIB ke Polsek Purwodadi. Kemudian pihak Polsek menghubungi pihak Polres Pasuruan dan langsung menuju ke lokasi bersama tim identifikasi.

"Korban ditemukan di dekat selokan rumput-rumput dengan kondisi tangan dan leher terikat tali tampar. Dan kepala korban ditutupi kain hijau tosca," kata Dewa Yoga pada Radio Suara Surabaya, Rabu.

Namun, kata dia, di tubuh korban tidak ditemukan identitas. "Jadi kami melakukan identifikasi jenazah melalui sidik jari korban yang terintegrasi dengan data KTP di dispendukcapil," ujar dia.


Kata Dewa Yoga, melalui data di Dispendukcapil korban diketahui atas nama Rusdianto (41) warga Bendul Merisi Gang Besar Timur No.15 Wonocolo, Surabaya.

"Diduga korban jadi korban pembunuhan dan perampokan. Karena di lokasi tidak ditemukan kendaraan korban," ujar dia.

Saat ini jenazah sudah dievakuasi ke RS Bhayangkara Porong untuk diautopasi. "Ini juga ada kelompok orang yang mengaku keluarga korban masih kami mintai keterangan," pungkasnya.

Sebelumnya, berita kehilangan a.n Rusdianto (41) ini dilaporkan lewat akun Facebook e100 oleh Ribut saudaranya. Korban sebagai driver disebutkan menerima order taksi online hari Senin, (21/10/2019) jam 14.00 WIB dengan tujuan Pasuruan, namun korban tidak bisa hubungi lagi oleh keluarga sejak pukul 17.00 WIB. (dwi/rst)
Editor: Restu Indah



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.