KELANA KOTA

Siswa di Bawah Umur Terlibat Kecelakaan di KM 752 Tol Waru-Sidoarjo

Laporan Agustina Suminar | Kamis, 07 November 2019 | 13:57 WIB
Sopir pick up tergeletak dibawah mobilnya, di KM 751.600 tol Waru-Sidoarjo, setelah terlibat kecelakan dengan mobil BMW yang dikemudikan siswa di bawah umur, Kamis (7/11/2019). Foto: Hana Illel via e100
suarasurabaya.net - Empat siswa yang masih duduk di kelas X SMA, terlibat kecelakaan mobil dengan truck pick up di jalan tol Waru-Sidoarjo KM 751.600, pada Kamis (7/11/2019).

Kecelakaan ini mengakibatkan satu sopir pick up mengalami luka serius di bagian kepala, dan saat ini sedang menjalani perawatan intensif di RS Delta Surya, Sidoarjo.

AKP Amar Hadi Kanit PJR Jatim 2 menjelaskan, kecelakaan ini diduga akibat pengemudi BMW berinisal J (15) yang membawa tiga penumpang di dalamnya, melakukan kebut-kebutan dengan mobil Innova. Saat berniat mendahului kendaraan di bahu jalan, mobil BMW akhirnya menabrak carry pick up L 8729 WC, hingga mobil pick up terbalik.

Sedangkan untuk mobil Innova yang terlibat kebut-kebutan tersebut berhasil kabur.


"Mungkin karena (mobil BMW) terlalu kencang, akhirnya tidak nutut mau mendahului. Akhirnya yang kena imbasnya Suzuki carry, mau menghindar lalu banting setir dan terguling hingga bediri lagi. Itu ban-nya sampai copot semua," kata AKP Amar kepada Radio Suara Surabaya.

Ia juga menyebut, keempat penumpang BMW masih berusia sekitar 15 tahun dan belum memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM). Hingga saat ini, keempat siswa tersebut masih diperiksa untuk proses introgasi.

"Sekarang mereka sedang dibawa ke kantor dulu untuk introgasi awal. Kita panggil orang tuanya kok bisa dikasih mobil padahal belum punya SIM. Mudah-mudahan jadi pelajaran bagi orang tuanya," ujarnya.

AKP Amar mengatakan, truk pick up saat kejadian sedang membawa tiga motor Suzuki yang masih baru. Akibatnya, ketiga motor tersebut mengalami rusak parah karena insiden tersebut.

Hingga saat ini, pihaknya belum dapat menjelaskan kronologi lebih lanjut karena masih dilakukan proses investigasi lanjutan.

"Belum, belum tahu (kronologi detail). Ini masih mau menemui sopir di rumah sakit, belum kita tanya langsung juga si sopirnya," katanya.(tin/rst)
Editor: Restu Indah



Komentar Anda
Komentar 2
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.