KELANA KOTA

Jelang Maulid Nabi, Jalanan Surabaya Macet dan Terminal Purabaya Dipenuhi Pemudik

Laporan Ika Suryani Syarief | Jumat, 08 November 2019 | 22:09 WIB
Antrean penumpang di Terminal Purabaya di Sidoarjo pada Jumat (8/11/2019) malam. Foto: Prayitno Murih via e100
suarasurabaya.net - Menjelang perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW, sejumlah ruas jalan di Kota Surabaya macet total pada Jumat (8/11/2019) malam. Selain itu ribuan penumpang juga memenuhi Terminal Purabaya di Sidoarjo, menanti bus antar kota yang akan mengantar mereka ke kampung halaman selama libur panjang akhir pekan ini.

Berdasarkan pantauan, ruas jalan yang macet yaitu Frontage Road Ahmad Yani arah Sidoarjo, Raya Taman arah Medaeng, Bypass Juanda, bahkan Tol Satelit arah Waru. Antrean kendaraan mulai terjadi sejak sore hari. Semakin malam, semakin padat.

Sementara itu, komentar-komentar Netter di laman Facebook e100 minim keluhan. Netter justru saling mendoakan keselamatan para pemudik. "Semoga dolor yang mudik untuk acara maulid diberikan keselamatan, kesehatan serta mendapatkan safaat dari Nabi Muhammad SAW, Ttdj lor...," tulis Moh Habiburrahman.

Mereka juga saling berbagi informasi keadaan terkini di terminal maupun jalan antar kota. David Indranata menulis, "Kondisi bus jurusan Madiun - Solo - Jogja jam 21.00 di parkiran bus Bungurasih sebelum shelter pemberangkatan sudah penuh."


"Macetnya minta ampunnn lurr. Ngalah-ngalahi rioyooo. Jemur Kantor Pos sampai Bunderan Waru sampai Bungur pooll macet. Hati-hati di jalan, semoga selamat sampai tujuan," tulis Firman.


Kemacetan di Raya Taman arah Medaeng, Sidoarjo pada Jumat (8/11/2019) malam. Foto: Rezha Rahmad via e100

Di tengah kemacetan yang terjadi di berbagai titik, banyak warga luar kota yang mampir Mauludan di Masjid Al Akbar Surabaya. Lebih dari 1.000 jamaah khidmat mengikuti kegiatan peringatan sejarah lahirnya Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam atau dikenal dengan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Nasional Al Akbar Surabaya, Jumat (8/11/2019).

Kegiatan dimulai selepas shalat Magrib yang diisi tausyiah dengan materi Sirah Nabawiyah oleh Dr H Abdul Kadir Riyadi. Kemudian dilanjutkan selepas Isya' dengan pembacaan maulid Ad-Dhiba' dan Mahallul Qiyam sebagai penghormatan terhadap Nabi Muhammad SAW. Setelah acara, para jamaah makan tumpeng maulid bersama-sama sebagai rasa syukur.(iss/ipg)
Editor: Iping Supingah



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.