KELANA KOTA

Parade Surabaya Juang, Petinggi Surabaya Naik Anoa, Veteran Pakai Jeep

Laporan J. Totok Sumarno | Sabtu, 09 November 2019 | 13:37 WIB
Tri Rismaharini Wali Kota Surabaya mengendarai kendaraan militer lapis baja saat mengikuti Parade Surabaya Juang, Sabtu (9/11/2019). Foto: Totok suarasurabaya.net
suarasurabaya.net - Sejumlah petinggi Kota Surabaya mengendarai Anoa saat mengikuti Parade Surabaya Juang, Sabtu (9/11/2019) sementara para Veteran pilih naik Jeep pada pawai memperingati Hari Pahlawan 10 November di Kota Surabaya.

Kendaraan tempur lapis baja buatan PT Pindad tersebut sejatinya dipakai untuk mengangkut personel atau dikenal sebagai kendaraan armoured personnel carrier atau APC, dan bisa digunakan untuk pengawalan kegiatan-kegiatan penting negara.

Sejak tahun 2010, sekurangnya 13 unit Anoa dipergunakan untuk mengawal misi perdamaian PBB di Lebanon bersama Satgas Batalyon Mekanis TNI Kontingen Garuda XXIII-D/Unifil. Berwarna hijau gelap dengan 6 roda besar membuat Anoa tampil gagah.

Paspampres terlihat juga menggunakan Anoa saat mengamankan tugas-tugas negara khususnya untuk kunjungan-kunjungan Kepresidenan.


Pada Parade Surabaya Juang, Sabtu (9/11/2019) tak kurang Tri Rismaharini Wali Kota Surabaya bersama Whisnu Sakti Buana Wakil Wali Kota Surabaya, serta Kombespol Sandhi Nugroho Kapolrestabes Surabaya, masing-masing mengendarai Anoa.


Para pejuang kemerdekaan Indonesia, Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) mengendarai Jeep terbuka di Parade Surabaya Juang. Foto: Totok suarasurabaya.net

Anoa yang dikendarai Risma berada pada posisi paling depan diantara kendaraan lapis baja lainnya. Saat berada di depan Hotel Majapahit, Risma sempat menghormat pada bendera Merah Putih disatu diantara menara Hotel Majapahit, sebelum membacakan puisi Sajak Surabaya karya KH. Mustofa Bisri.

Wisnu Wardhana Wakil Wali Kota Surabaya yang juga menaiki Anoa dan berada di belakang Tri Rismaharini, tak henti melambaikan tangan menyapa warga masyarakat yang menyaksikan Parade Surabaya Juang di sejumlah ruas jalan yang dilintasi pawai menyambut Hari Pahlawan tersebut.

Sementara itu, puluhan anggota Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) yang selalu hadir pada setiap kegiatan dalam rangka peringatan Hari Pahlawan, kali ini mereka menunggu kedatangan rombongan petinggi Kota Surabaya dengan menggunakan kendaraan Jeep.

Iring-iringan Jeep terbuka yang ditumpangi para anggota LVRI tersebut berada di belakang rombongan kendaraan lapis baja Anoa untuk bersama-sama mengikuti pawai yang berakhir dikawasan Taman Bungkul Jl. Raya Darmo, Surabaya.

Tak kalah menarik, konvoi Jeep terbuka yang ditumpangi para pejuang kemerdekaan Indonesia berusia diatas 60 tahun tersebut, juga mendapat sambutan hangat dari masyarakat penonton.

"Merdeka!!! Merdeka!!!" teriak masyarakat di sisi trotoar jalan, disambut teriakan serupa dari para anggota LVRI Surabaya dan Jawa Timur itu. Merdeka!!! Merdeka!! jawab mereka dengan penuh semangat.

Selain kendaraan lapis baja Anoa, dan Jeep terbuka pada Parade Surabaya Juang Sabtu (9/11/2019) terlihat juga puluhan anggota komunitas sepeda, serta pecinta sejarah yang mengikuti parade sejak dari Tugu Pahlawan hingga ke Taman Bungkul.(tok/ipg)
Editor: Iping Supingah



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.