KELANA KOTA

Jatim Pecahkan Rekor Muri Penyajian Bandeng Presto Terbanyak

Laporan Agung Hari Baskoro | Jumat, 15 November 2019 | 11:45 WIB
Pemecahan rekor Museum Republik Indonesia (MURI) dalam ajang penyajian bandeng presto terbanyak di event Jatim Fish and Marine Exhibition 2019, Surabaya pada Jumat (15/11/2019). Foto: Baskoro suarasurabaya.net
suarasurabaya.net - Pemerintah Provinsi Jawa Timur memecahkan rekor Muri (Museum Rekor Dunia Indonesia) dalam ajang penyajian bandeng presto terbanyak di event Jatim Fish and Marine Exhibition 2019, Surabaya pada Jumat (15/11/2019).

Dalam event pameran ikan dan hasil olahan laut ini, Pemprov Jatim menyajikan 11.089 bandeng presto di lapangan parkir Surabaya Plaza, Surabaya.

Perwakilan Muri mengatakan, rekor ini mematahkan rekor sebelumnya yang dipegang Kabupaten Pemalang yang menyajikan bandeng presto sebanyak 9.936 ekor.

Khofifah Indar Parawansa Gubernur Jatim yang hadir dan menerima penghargaan tersebut mengucapkan terima kasih pada pengusaha bandeng yang ikut menyukseskan pemecahan rekor ini.


"Saya berterima kasih pada pengusaha di Gresik dan Sidoarjo, dari para pengusaha yang telah menyediakan bandeng presto. Kalau ini (ikan, red) terus dikonsumsi, stunting di jatim bisa dikurangi," ujar Khofifah pada Jumat (15/11/2019).


Khofifah Indar Parawansa Gubernur Jatim menerima rekor Muri dalam ajang penyajian bandeng presto. Foto: Baskoro suarasurabaya.net

Selain pemecahan rekor, acara yang masih akan berlangsung hingga 17 November mendatang ini juga menjadi ajang pameran ikan dan hasil olahan laut dari kota/kabupaten di Jatim. Beberapa hasil olahan ikan dan laut yang dipamerkan diantaranya dimsum ikan, rujak manis tuna, es rumput laut, sambal ikan dan sambal udang.

"Tercatat di tahun 2018, kontribusi dari perikanan kelautuan, bisa mensupport 50,9 T setara 2,3 persen PDRB kita. Kita harap 2019, kita bisa tingkatkan seluruh hal, bisa maksimalisasi seluruh energi positif yang kita punya, teknologi dan jejaring, bahwa di sektor perikanan kita bisa tingkatkan lebih baik," kata Khofifah.(bas/tin/dwi)
Editor: Dwi Yuli Handayani



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.